Aksi Cepat Pembersihan Sampah di Pantai Sayang Heulang Pasca Libur Lebaran, Pemerintah Tanggapi Keluhan Warganet

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Pameungpeuk – Pasca libur Idulfitri 1446 H, sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Garut dipadati pengunjung, termasuk Pantai Sayang Heulang yang menjadi salah satu destinasi favorit. Namun, membludaknya wisatawan menyisakan persoalan serius: tumpukan sampah yang mengganggu keindahan dan kenyamanan lokasi wisata tersebut.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk bersama petugas kebersihan setempat bergerak cepat melakukan aksi pembersihan sampah pada Sabtu pagi (5/4/2025). Kegiatan ini dilakukan sejak subuh, sebelum padatnya kunjungan wisatawan, untuk menghindari kemacetan dan menjaga estetika kawasan pantai.Camat Pameungpeuk menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggapan langsung atas sorotan publik di media sosial, termasuk dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang turut menanggapi kondisi tersebut melalui akun TikTok resminya. Dalam unggahannya, KDM menyebut sudah ada langkah nyata pembersihan di lapangan sebagai respons atas keluhan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Garut Resmikan Dokumen IAD, Teguhkan Arah Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Garut

Keluhan tersebut bermula dari unggahan warganet melalui akun TikTok @nengnoey729 yang menyoroti kondisi pantai yang dipenuhi sampah. Ia menyampaikan kekecewaannya dalam dialek Sunda, “Sayang Heulang loba sampah, gera yeh. Jadi laut sampah, lain Sayang Heulang.” Unggahan itu dengan cepat menjadi perbincangan dan menuai perhatian banyak pihak.

Baca Juga :  Bappeda Garut Prioritaskan Validasi Data dalam Penanggulangan Kemiskinan

Merespons hal tersebut, pihak kecamatan dan petugas kebersihan langsung mengevakuasi tumpukan sampah di berbagai sudut pantai. Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Aksi cepat ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan wisata sangat penting, terutama pasca momen liburan besar seperti Idulfitri. Pemerintah daerah berharap wisatawan juga turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi kenyamanan bersama dan kelestarian alam Garut selatan.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Dila Fadilah Hadiri Rakor Forkopimda, Pengawasan Anak dan Obat Terlarang di Garut Diperkuat
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga
InDrive Edukasi Pelajar Jabar soal Keselamatan Berlalu Lintas, Ratusan Siswa Ikuti Kampanye Drive Your Future
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Berita Terbaru