673 Warga Binaan Lapas Garut Terima Remisi HUT ke-80 RI, 30 Orang Langsung Menghirup Udara Bebas

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri penyerahan remisi bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Garut dalam rangka HUT ke-80 RI, bertempat di Lapas Kelas IIA Garut, Jl. H. Hasan Arif, Tarogong Kidul, Minggu (17/8/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 673 warga binaan memperoleh remisi atau pengurangan masa tahanan, dan 30 di antaranya langsung dapat kembali ke keluarga karena dinyatakan bebas.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Lapas Kelas IIA Garut, Minggu (17/8/2025).

Baca Juga :  Car Free Day Garut Dimanfaatkan untuk Sosialisasi Pilkada, Target Partisipasi Pemilih Capai 83%

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan rasa bangga terhadap berbagai inovasi pembinaan yang dijalankan di Lapas Garut. Menurutnya, program pengolahan biji kopi, pemanfaatan sabut kelapa yang sukses menembus pasar ekspor, serta budidaya maggot menjadi bukti nyata bahwa lapas tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga pusat produktivitas.

“Ini langkah konkret bagaimana Lapas Garut turut serta mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah bebas nanti,” ujar Syakur.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menuturkan bahwa pemberian remisi kali ini turut memberikan dampak signifikan bagi efisiensi anggaran negara, dengan penghematan mencapai Rp 1,12 miliar. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus mengembangkan program pembinaan berbasis kepribadian maupun kemandirian.

Baca Juga :  DWP Kabupaten Garut Fasilitasi UKM untuk Penguatan Kelembagaan Lewat NIB

“Sejak 2024, kami mengolah limbah organik menjadi maggot yang dapat digunakan sebagai pakan ternak. Selain itu, produk sabut kelapa dari Garut sudah diekspor ke Prancis, Korea, hingga Spanyol. Ke depan, kami juga menargetkan ekspor kopi ke kawasan Timur Tengah,” jelas Rusdedy.

Lebih lanjut, ia menekankan komitmen Lapas Garut dalam pemberantasan narkoba, terbukti dengan diraihnya sertifikat Bersih dari Narkoba (BNK) dari BNN Provinsi Jawa Barat pada akhir 2024.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Terungkap Saat Tertangkap Warga, Pemuda di Cibalong Diduga Terlibat Pencurian dan Curanmor
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:28 WIB

Terungkap Saat Tertangkap Warga, Pemuda di Cibalong Diduga Terlibat Pencurian dan Curanmor

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Berita Terbaru