UMKM Pasanggrahan Perlu Dukungan Modal untuk Berkembang

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Garut, Agus Dinar (kanan), bersama pelaku UMKM Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, saat melakukan monitoring implementasi Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Dalam kunjungan ini, mereka berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi pelaku usaha, termasuk akses permodalan dan pemasaran.

GARUT BERKABAR, Sukawening – Keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening. Hal ini terungkap saat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut melakukan monitoring implementasi Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di desa tersebut.Kepala Desa Pasanggrahan, Rosidin Muharam, menjelaskan bahwa desanya memiliki pusat UMKM yang didominasi oleh perempuan dan lansia. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar tetap produktif dan mandiri secara ekonomi. Salah satu pelaku usaha, Memunah (57), pengusaha makanan tradisional, menyebutkan bahwa ada sekitar 30 UMKM di desa tersebut yang memproduksi makanan khas Garut, seperti ranginang, wajit, dan kolontong.

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Pembangunan, Bupati Garut dan DPD RI Bahas Isu Strategis Daerah

Memunah sendiri telah menjalankan usaha produksi ranginang sejak 2014 dengan kapasitas produksi 28 kilogram per hari. Meskipun telah memiliki merek “Ranginang Utami” dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), ia masih mengalami kendala permodalan. “Untuk meningkatkan produksi, saya membutuhkan tambahan modal sekitar Rp10 juta,” ungkapnya.

Baca Juga :  Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024 di Garut, Ribuan Personil Diterjunkan

Banyak pelaku usaha akhirnya mengandalkan pinjaman perbankan dengan cicilan bulanan. Pemerintah desa dan beberapa organisasi telah memberikan pendampingan, termasuk pelatihan dan legalitas usaha. Namun, dukungan modal dari pemerintah dinilai belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan UMKM di Sukawening.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Garut, Agus Dinar, menekankan pentingnya langkah strategis untuk mendukung UMKM, termasuk pendampingan berkelanjutan, pelatihan manajemen usaha, serta pemasaran digital. Selain itu, ia mendorong kolaborasi dengan BUMDes, sektor swasta, dan koperasi untuk memperluas akses produksi dan distribusi.

“Dengan dukungan yang tepat, UMKM di Desa Pasanggrahan dapat berkembang lebih pesat dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” ujar Agus Dinar. Ia berharap akses permodalan yang lebih baik serta inovasi pemasaran dapat membantu produk khas Garut semakin dikenal luas dan bersaing di pasar yang lebih besar. (Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Berita Terbaru