Sertifikat Tanah Alun-Alun Limbangan Diserahkan, Pemkab Garut Perkuat Status Aset Publik

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyerahkan sertifikat tanah Alun-Alun Limbangan dari Pemerintah Kabupaten Garut kepada Pemerintah Kecamatan Limbangan di Aula Kantor Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Selasa (26/5/2026).

Sertifikat Tanah Alun-Alun Limbangan Diserahkan, Pemkab Garut Perkuat Status Aset Publik

GARUT BERKABAR, Limbangan – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya dalam menjaga kepastian hukum aset daerah melalui penyerahan sertifikat tanah Alun-Alun Limbangan kepada Pemerintah Kecamatan Limbangan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Aula Kantor Kecamatan Limbangan, Selasa (26/5/2026).

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi langkah penting dalam memperjelas status kepemilikan lahan Alun-Alun Limbangan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Dengan legalitas yang kini telah ditetapkan, kawasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk berbagai aktivitas publik.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mengawal proses tersebut, khususnya KNPI Kecamatan Limbangan. Menurutnya, peran aktif para pemuda dalam menyampaikan aspirasi secara baik dan konstruktif telah mendorong lahirnya solusi nyata bagi masyarakat.

Ia menuturkan, keberadaan sertifikat bukan sekadar bentuk administrasi kepemilikan, tetapi menjadi dasar untuk pengembangan kawasan yang lebih bermanfaat bagi warga. Alun-Alun Limbangan diharapkan mampu menjadi ruang terbuka yang mendukung kegiatan sosial, kemasyarakatan, hingga pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  18 Desa Percontohan Diluncurkan Sebagai Desa Ramah Pelayanan Publik

“Yang terpenting setelah kepastian hukum ini adalah bagaimana kawasan alun-alun bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi ruang publik yang hidup,” ujarnya.

Pemkab Garut, lanjutnya, akan terus mendorong pengembangan Alun-Alun Limbangan sesuai kemampuan daerah, agar keberadaannya semakin produktif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Camat Limbangan, Guriansyah Sukiran, menilai Alun-Alun Limbangan memiliki nilai sejarah yang sangat kuat bagi wilayah Limbangan dan Kabupaten Garut secara umum. Ia menyebut kawasan tersebut bukan hanya ruang terbuka, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat yang telah diwariskan lintas generasi.

Menurutnya, alun-alun telah lama menjadi tempat berkumpul warga, ruang bermain anak-anak, sekaligus simbol yang melekat dengan karakter masyarakat Limbangan.

Guriansyah juga menjelaskan bahwa selama ini proses penataan dan revitalisasi kawasan sempat terkendala karena belum jelasnya status lahan. Dengan terbitnya sertifikat tersebut, ia optimistis pengembangan kawasan bisa dilakukan lebih terarah.

Baca Juga :  LCC SMP Garut Jadi Ajang Asah Literasi dan Semangat Kompetisi Pelajar

Ke depan, Alun-Alun Limbangan diharapkan berkembang menjadi ikon wilayah yang representatif dengan dukungan ruang terbuka hijau serta fasilitas pendukung seperti area parkir yang memadai.

Di sisi lain, Ketua KNPI Kecamatan Limbangan, Aziz Abdurahman, mengungkapkan bahwa kepastian hukum lahan Alun-Alun Limbangan merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Ia menjelaskan, upaya pengawalan dimulai sejak Januari 2025 melalui pembahasan bersama Forkopimcam dan APDESI dari 14 desa di Limbangan. Dari forum tersebut, KNPI mendapat mandat untuk ikut mengawal persoalan status lahan alun-alun.

Perjuangan kemudian berlanjut melalui audiensi dengan DPRD Garut, BPKAD, serta ATR/BPN hingga akhirnya membuahkan hasil berupa kepastian hukum atas aset tersebut.

Aziz menyebut keberhasilan ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Limbangan. Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah sebagai agen perubahan yang membawa gagasan dan solusi bagi kepentingan masyarakat.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama
Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027
Garut Bidik Percepatan Pembangunan Infrastruktur 2027, GAPENSI Didorong Perkuat Kualitas Konstruksi
Garut Siapkan Lahan untuk Proyek Kesehatan Pusat, CMU RSUD dr. Slamet Ditargetkan Dibangun 2027
Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027

Berita Terbaru