pub-4753822417531159 2696685540

Rayakan 42 Tahun Desa Mekarsari, Wabup Garut Targetkan Kerajinan Bambu Selaawi Berdaya Saing Nasional

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pasar Pasisian Leuweung sekaligus peringatan Milangkala Desa Mekarsari ke-42 di Lapangan Kontes Kicau Burung, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Sabtu (20/12/2025).

GARUT BERKABAR, Selaawi – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri perhelatan Pasar Pasisian Leuweung yang dirangkaikan dengan peringatan Milangkala Desa Mekarsari ke-42. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Lapangan Kontes Kicau Burung, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Sabtu (20/12/2025).

Peringatan hari jadi desa ini turut dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Cece Yusuf, serta Asisten Deputi Desa dan Perdesaan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Suwatin.

Rayakan 42 Tahun Desa Mekarsari, Wabup Garut Targetkan Kerajinan Bambu Selaawi Berdaya Saing Nasional

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan konsistensi masyarakat Desa Mekarsari dalam mengembangkan kerajinan bambu khas Selaawi. Ia bahkan mengaku pernah menggunakan produk bambu hasil karya perajin lokal sebagai elemen dekorasi pada acara pribadinya dan mendapat banyak respons positif.

Putri Karlina menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para perajin agar kualitas produk semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Ia pun meminta perangkat daerah terkait untuk aktif memfasilitasi pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Bupati Garut Ajak ASN Maksimalkan Kinerja di Pengujung 2025 pada Peringatan HUT KORPRI ke-54

“Saya titipkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pariwisata agar benar-benar mendampingi para pengrajin. Mereka perlu diberikan akses pelatihan dan peningkatan keterampilan supaya nilai jual produknya bisa naik kelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putri Karlina mengungkapkan bahwa Kecamatan Selaawi telah masuk dalam catatan Pemerintah Kabupaten Garut sebagai kawasan prioritas pengembangan pariwisata berbasis kerajinan bambu di masa mendatang.

Hal tersebut diperkuat oleh Asisten Deputi Desa dan Perdesaan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Suwatin, yang menyampaikan bahwa Desa Mekarsari bersama tujuh desa lainnya di Kecamatan Selaawi termasuk dalam 30 Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional dari sekitar 75 ribu desa di seluruh Indonesia.

“Dari puluhan ribu desa yang ada di Indonesia, Mekarsari dan desa-desa di Selaawi menjadi bagian dari kawasan pedesaan prioritas nasional. Ini tentu menjadi peluang besar untuk terus dikembangkan,” ungkap Suwatin.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemendes PDT, Cece Yusuf, menyoroti pentingnya pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan desa berkelanjutan. Ia mengutip filosofi Sunda “Gunung kudu diawian, lengkob kudu dibalongan, lebak kudu disawahan” sebagai pedoman dalam menjaga keseimbangan alam.
“Nilai-nilai kearifan lokal ini mengajarkan kita bagaimana tata ruang dan kelestarian alam harus dijaga agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Langkah Tegas Dishub Garut: Edukasi dan Penertiban Parkir Demi Kenyamanan Bersama

Di sisi lain, Kepala Desa Mekarsari, Ajie Nugraha, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan milangkala dapat terlaksana berkat semangat gotong royong warga, meskipun di tengah keterbatasan anggaran desa di penghujung tahun.

Ia juga melaporkan bahwa Desa Mekarsari telah merealisasikan penanaman bambu seluas tujuh hektare di lahan carik desa dan tanah negara, dengan dukungan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

“Sebagai penutup kegiatan, kami akan menggelar RT RW Award sebagai bentuk penghargaan kepada para RT dan RW yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat. Meski sederhana, ini adalah wujud apresiasi kami,” pungkas Ajie.(red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan Peran Zakat dalam Pembangunan dan Tanggap Darurat
Sekda Garut Tekankan Sinkronisasi Program 2026, ASN Diminta Sigap Hadapi Dinamika Media Sosial
Satu Tahun Piazza Firenze, Garut Mantapkan Langkah Jadi Pusat Industri Kulit Premium dan Ekonomi Kreatif
PHI ke-97 di Garut, Wabup Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Pencegahan Pernikahan Usia Anak
Kunjungi Kebun Mawar Situhapa, Bupati Garut Tekankan Pentingnya Pariwisata Ramah Lingkungan
Tinjau Wisata Darajat, Bupati Garut Dorong Pembenahan Akses dan Fasilitas Penunjang
Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Garut Tekankan Penguatan Moral dan Tanggung Jawab ASN
Bupati Garut Tinjau Lokasi Kebakaran, Dorong Penguatan Informasi Layanan Darurat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:25 WIB

Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan Peran Zakat dalam Pembangunan dan Tanggap Darurat

Senin, 19 Januari 2026 - 15:37 WIB

Sekda Garut Tekankan Sinkronisasi Program 2026, ASN Diminta Sigap Hadapi Dinamika Media Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:21 WIB

Satu Tahun Piazza Firenze, Garut Mantapkan Langkah Jadi Pusat Industri Kulit Premium dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:39 WIB

PHI ke-97 di Garut, Wabup Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Pencegahan Pernikahan Usia Anak

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:24 WIB

Kunjungi Kebun Mawar Situhapa, Bupati Garut Tekankan Pentingnya Pariwisata Ramah Lingkungan

Berita Terbaru