Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Setda Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (16/4/2026).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat pelaksanaan reforma agraria sebagai upaya mendorong pemerataan akses lahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kamis (16/4/2026).

Rakor tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor agar penataan aset tanah tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan keadilan sosial bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa reforma agraria memiliki peran penting sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa kepemilikan dan pemanfaatan tanah harus dikelola secara tepat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Assa’adah, Bupati Garut: Wujud Kepedulian untuk Umat

Selain itu, legalitas tanah dinilai menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan, termasuk dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan formal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah, Perdananto Ariwibowo, Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya, perwakilan Kanwil BPN Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait.

Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya, menekankan pentingnya kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung keberhasilan reforma agraria, terutama dalam tahap pemberdayaan pasca-penataan aset. Ia menilai Kabupaten Garut memiliki potensi besar, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir, yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, Eko Suharto, mengungkapkan bahwa capaian redistribusi tanah di Garut sejak 2019 hingga 2025 telah mencapai 13.257 bidang. Untuk tahun 2026, Garut memperoleh alokasi sebanyak 2.000 bidang tanah.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Pasirwangi Aman

Ia juga memperkenalkan skema baru redistribusi lahan berdasarkan kebijakan terbaru Kementerian ATR/BPN, yakni pemberian hak atas tanah berjangka waktu melalui mekanisme Hak Pakai selama 10 tahun di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang dikelola oleh bank tanah. Skema ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan negara secara lebih produktif.

Di sisi lain, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) juga menunjukkan progres signifikan dengan capaian 405.005 bidang pada periode 2017–2025, serta target tambahan 23.000 bidang di tahun 2026. Adapun program pemberdayaan akses reforma agraria telah menjangkau 3.748 kepala keluarga sejak 2021 hingga 2025.

Kegiatan rakor ditutup dengan penyerahan sertifikat PTSL tahun 2026 secara simbolis kepada lima perwakilan masyarakat, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka
Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi
Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan
Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua
Pemkab Garut Dorong Penataan Jaringan Telekomunikasi, APJATEL Jabar Siap Perapihan Kabel hingga Program Ducting
Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet
Pemkab Garut Perkuat Jaminan Sosial Petani, 4.400 Polis Asuransi Mikro Dibagikan
Manasik Haji 2026 Resmi Dibuka, Bupati Garut Dorong Pelayanan Inklusif bagi Lansia, Disabilitas, dan Perempuan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:33 WIB

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka

Kamis, 16 April 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:51 WIB

Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan

Rabu, 15 April 2026 - 10:30 WIB

Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua

Berita Terbaru