Garut Dipilih Jadi Model Sukses UPLAND, Evaluasi Kementan-IFAD Soroti Kemajuan Sektor Kentang

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pertanian bersama IFAD melaksanakan Project Completion Review (PCR) Program UPLAND Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Garut. Evaluasi ini menempatkan Garut sebagai salah satu daerah percontohan keberhasilan pengembangan komoditas kentang dan pembangunan pertanian dataran tinggi yang berkelanjutan

Garut Dipilih Jadi Model Sukses UPLAND, Evaluasi Kementan-IFAD Soroti Kemajuan Sektor Kentang

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Kabupaten Garut kembali mendapat pengakuan atas kemajuan sektor pertaniannya. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) menjadikan Garut sebagai salah satu lokasi utama evaluasi akhir Program UPLAND melalui kegiatan Project Completion Review (PCR) Mission Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Jumat (17/7/2026).

Evaluasi tersebut dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama perwakilan Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Pertanian, serta jajaran IFAD Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menilai capaian program sekaligus memastikan keberlanjutan pengembangan pertanian dataran tinggi setelah pelaksanaan proyek berakhir.

Program UPLAND sendiri merupakan inisiatif pengembangan kawasan pertanian dataran tinggi yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui pembangunan infrastruktur, penyediaan alat dan mesin pertanian, penguatan kelembagaan petani, hingga perluasan akses pemasaran, termasuk pasar ekspor.

Baca Juga :  Pemkab Garut Mantapkan Program Prioritas Smart City untuk 2025 pada Forum Evaluasi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menyampaikan bahwa komoditas kentang memiliki posisi penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia mengungkapkan, produksi kentang dari Kabupaten Garut selama ini memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kebutuhan di Jawa Barat.

Menurutnya, keberhasilan Program UPLAND menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra internasional mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Country Director IFAD Indonesia, Hani Elsadani, menyebut perkembangan Program UPLAND di Garut menunjukkan hasil yang sangat positif. Capaian tersebut bahkan mengantarkan Kabupaten Garut memperoleh perpanjangan hibah daerah pada fase kedua untuk periode 2025–2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu faktor penting yang mendorong peningkatan produktivitas dan diharapkan dapat terus dikembangkan oleh pemerintah daerah sebagai model pembangunan pertanian berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Awali Ramadan dengan Salat Tarawih di Masjid Agung

Hal senada disampaikan Manager Project Management Unit (PMU) UPLAND, Muhammad Ikhwan. Ia mengatakan Garut dipilih sebagai lokasi evaluasi karena dinilai berhasil memenuhi berbagai indikator keberhasilan program. Selain itu, Garut juga menjadi salah satu daerah yang menerima paket program UPLAND secara lengkap dibandingkan daerah lainnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, menuturkan bahwa Program UPLAND telah membawa perubahan signifikan terhadap pola usaha tani kentang. Para petani kini lebih banyak berusaha melalui wadah koperasi dibandingkan secara individu.

Selain memperkuat kelembagaan petani, penerapan teknologi pertanian yang semakin baik juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta memperkuat daya saing komoditas kentang Garut di tingkat nasional.(**)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga
Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Berita Terbaru