Pj Bupati Garut Dorong Mahasiswa Poltekesos Berkontribusi Sosial Lewat Lokakarya Praktikum II

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan pembukaan Lokakarya Praktikum II Mahasiswa Magister Pekerjaan Sosial Poltekesos Bandung di Aula BPKAD Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (1/11/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, membuka secara resmi Lokakarya Praktikum II bagi mahasiswa Magister Pekerjaan Sosial dari Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut pada Jumat (1/11/2024).

Dalam sambutannya, Barnas mengapresiasi kehadiran para mahasiswa dan akademisi yang terlibat dalam praktik kerja sosial di Kabupaten Garut. Ia menilai bahwa partisipasi mereka dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan program-program sosial di daerah.

Baca Juga :  Pemkab Garut Berkomitmen Kurangi Stunting Melalui Gerakan Intervensi Serentak

“Yang terpenting adalah mereka berbuat, dan saya yakin sentuhan mereka dapat memberikan perubahan,” ujar Barnas.

Ketua Program Magister Terapan Poltekesos, Tuti Kartika, menjelaskan bahwa praktikum ini diikuti oleh lima mahasiswa yang didampingi Yayasan Citra Bina Bangsa (CBB). Salah satu program yang dikaji adalah “Srikandi Biru,” yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam layanan bagi kelompok rentan seperti disabilitas, kemiskinan, dan kebencanaan.

Baca Juga :  Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

“Srikandi Biru bertujuan memberdayakan kelompok rentan, khususnya perempuan, melalui program budidaya perikanan,” tutur Tuti.

Ketua Yayasan CBB, Uun Frinawaty, menambahkan bahwa pihaknya telah mendampingi mahasiswa Poltekesos selama tiga tahun terakhir. Ia menekankan pentingnya profesi Pekerja Sosial (Peksos) dalam berbagai sektor pembangunan di Garut.

“Dengan kehadiran Peksos, kami berharap layanan sosial di Garut semakin kokoh dan bermanfaat,” kata Uun.

Program Srikandi Biru, menurut Uun, juga bertujuan mengatasi kemiskinan ekstrem di Garut dengan melibatkan kaum perempuan agar mereka lebih mandiri dan berdaya.

“Keistimewaan program ini adalah peran aktif perempuan, yang diharapkan dapat mandiri dan berkontribusi tanpa mengabaikan peran mereka dalam keluarga,” pungkas Uun. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:57 WIB

32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Berita Terbaru