Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi, saat memberikan keterangan terkait kesiapan arus mudik di Kantor Dishub Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (12/3/2026).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengintensifkan persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Upaya koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di berbagai jalur wilayah Garut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang mengatur pengelolaan arus mudik. Kesiapan teknis, baik personel maupun sarana prasarana, telah disinergikan bersama Polres Garut serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan diperkirakan mulai terjadi pada Jumat sore, 13 Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya masa libur Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selain itu, lonjakan arus mudik tahap kedua diprediksi berlangsung pada 18–19 Maret, mendekati puncak perayaan Idulfitri.

Baca Juga :  Ribuan Warga Garut Padati CFD Perdana Pasca Pandemi di Jalan Ahmad Yani

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, Pemkab Garut menyediakan fasilitas publik seperti kantor desa dan sekolah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat sementara selama perjalanan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko kelelahan pengendara.

Dishub Garut juga kembali menggelar program balik gratis bagi 240 orang dengan tujuan Jakarta, Bekasi, dan Bogor. Tingginya minat masyarakat membuat kuota tujuan Jakarta dan Bogor telah terpenuhi, sementara untuk Bekasi masih tersedia beberapa kursi.

Dalam rangka pemantauan kondisi lalu lintas secara langsung, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan 21 titik kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dalam aplikasi Garut Hebat Super Apps. Fasilitas ini memungkinkan pengguna memantau situasi jalur mudik secara real-time.

Baca Juga :  Pemkab Garut Perkuat Pemahaman Aparatur soal Regulasi Kerja Sama Daerah dan Mekanisme Perjalanan Dinas Luar Negeri

Di sisi lain, kebijakan intervensi operasional delman dan becak juga disiapkan sebagai strategi mengurai kemacetan di jalur utama. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemkab Garut menyiapkan kompensasi bagi 477 unit andong dan 6 becak yang beroperasi di jalur provinsi dan nasional, seperti kawasan Kadungora, agar tidak beroperasi selama tujuh hari masa padat arus mudik.

Menutup keterangannya, Satria Budi mengimbau para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum berangkat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan rumah dengan mematikan aliran listrik dan gas, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi keselamatan bersama.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan

Berita Terbaru