Perpanjangan Jabatan Direksi Perumda Tirta Intan Garut : Syam Yousef Djojo Desak Pj Bupati Segera Berikan Penjelasan untuk Hindari Polemik yang Berkepanjangan

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR,Tarogong Kaler – Polemik terkait perpanjangan jabatan Direksi Perumda Tirta Intan Garut terus bergulir dan menimbulkan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat. Syam Yousef Djojo, SH., MH., seorang praktisi hukum Garut, menyuarakan pendapatnya terkait hal ini, mendesak agar PJ Bupati Garut segera memberikan penjelasan resmi untuk menghindari kisruh yang berlarut-larut.

Menurut Syam, transparansi sangat diperlukan dalam perpanjangan jabatan strategis seperti Direksi Perumda, karena perusahaan ini memegang peran vital dalam pengelolaan air bersih bagi masyarakat. “Keputusan mengenai perpanjangan jabatan harus disampaikan dengan jelas agar tidak ada spekulasi dan opini yang menyesatkan masyarakat. PJ Bupati perlu segera mengeluarkan penjelasan terkait keabsahan Surat Keputusan tersebut,” tegas Syam, Senin (21/10/2024).

Ia juga menambahkan bahwa terkait rencana anggota DPRD Garut yang akan menggunakan Hak Interpelasi, Syam menyampaikan itu merupakan hak konstitusional DPRD Garut guna memastikan bahwa seluruh proses perpanjangan jabatan ini telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan tanpa adanya kepentingan pribadi. “Akan tetapi menurut Syam berdasarkan hasil kajian berdasarkan Peraturan terkait perpanjangan direksi Perumda Tirta Intan Garut adalah Sah sudah sesuai ketentuan Per UU yang berlaku dan berdasarkan kewenangan atributif yang dimiliki oleh kepala daerah selaku KPM akan tetapi Syam mendesak kepada PJ Bupati Garut untuk segera memberikan penjelasan kepada publik agar Polemik ini segera berakhir ,” lanjutnya.

Syam berharap agar langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Garut bisa segera menjawab berbagai pertanyaan dan spekulasi yang muncul, sehingga polemik tidak berkepanjangan dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan PERUMDA tetap terjaga.

“Kepastian hukum dan transparansi dalam keputusan ini sangat penting, agar pelayanan air bersih bagi masyarakat Garut tidak terganggu oleh polemik yang berkepanjangan,” pungkas Syam. (Fik)
Baca Juga :  Garut Adakan Pengundian Lapak PKL untuk Relokasi di Pasar Baru
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Berita ini 7 kali dibaca