Peningkatan Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad sepanjang 1,60 km memasuki tahap verifikasi administrasi dan fisik sebelum diserahterimakan. Pemkab Garut memastikan pembangunan tidak hanya berkualitas, tetapi juga tertib aset dan berkelanjutan.
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat hasilnya, tetapi juga tertata secara administratif, terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Garut. Hal ini tercermin dalam kegiatan persiapan penelitian administrasi dan fisik menjelang serah terima peningkatan Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad sepanjang 1,60 kilometer pada Rabu (29/04/2026).
Tahapan ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa pekerjaan yang merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum telah memenuhi seluruh persyaratan, baik dari sisi dokumen maupun kondisi di lapangan. Dengan begitu, proses penyerahan kepada pemerintah daerah dapat berlangsung sesuai aturan dan memiliki kepastian hukum.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Garut Yugo Wibisono, Kepala Bidang Bina Marga Diki Hasbi, serta Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Kabupaten Garut Gilang M. Ramadhan, bersama perwakilan dari Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Gilang menegaskan pentingnya proses verifikasi, pencatatan, dan penetapan status penggunaan atas setiap aset yang berasal dari pemerintah pusat. Langkah ini menjadi fondasi agar aset dapat diakui sebagai Barang Milik Daerah dan dikelola secara optimal serta bertanggung jawab.
Lebih dari itu, pengelolaan aset juga dituntut mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Dengan tata kelola yang baik, infrastruktur jalan diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Yugo Wibisono menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program IJD. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, dalam mempercepat pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jalan tidak hanya berhenti pada kualitas konstruksi, tetapi juga harus diiringi dengan proses administrasi yang tertib, termasuk dalam tahapan serah terima.
Melalui sinergi yang solid dan pengelolaan aset yang baik, Pemerintah Kabupaten Garut optimistis setiap pembangunan yang dilakukan tidak hanya tuntas secara fisik, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.(**).
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut






