
GARUT BERKABAR, BANDUNG – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, membuka Workshop Manajemen Risiko Kabupaten Garut Tahun 2024 di Ballroom Hotel Ibis Bandung, Senin (28/10/2024). Barnas menyebutkan, acara ini sebagai pedoman penting bagi Pemerintah Kabupaten Garut dalam memastikan akuntabilitas program.
Dalam sambutannya, Barnas menggarisbawahi pentingnya perencanaan yang tepat dan bertanggung jawab agar setiap program pemerintah memiliki tujuan jelas.
“BPKP berperan sebagai rel yang mengarahkan kita menuju akuntabilitas yang terukur,” ujarnya, merujuk pada peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai mitra strategis.
Barnas menekankan bahwa program yang dijalankan harus memiliki nilai dan relevansi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara efektif.
Ia mengingatkan pentingnya penyusunan anggaran yang jelas agar setiap kegiatan bernilai dan bermakna bagi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Pengawas (Korwas) Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah I BPKP Jawa Barat, Risnandar, turut memberikan pandangan tentang peran BPKP sebagai auditor internal yang menyediakan layanan assurance dan consulting.
Menurutnya, manajemen risiko di lingkungan pemerintah daerah dapat mengantisipasi dan mengurangi dampak potensi risiko yang muncul.
Melalui workshop ini, Pemkab Garut diharapkan mampu memperkuat kebijakan manajemen risiko yang telah diterapkan, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.(Red)