Perkuat Literasi dan Inklusi, TPAKD Garut Fokus Perluas Layanan Keuangan Tahun 2026

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Pleno Penetapan Program Kerja TPAKD Kabupaten Garut Tahun 2026 di Ballroom Hotel Santika Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (4/3/2026).

Perkuat Literasi dan Inklusi, TPAKD Garut Fokus Perluas Layanan Keuangan Tahun 2026

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Rapat Pleno Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat kolaborasi antara peningkatan literasi keuangan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Akses keuangan yang merata dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat sekaligus mendorong geliat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengungkapkan apresiasi atas capaian ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,95 persen.

Baca Juga :  Safari Ramadan Mekarmukti, Bupati Syakur Serukan Syukur dan Doa untuk Negeri Konflik

Ia menegaskan, di tengah tantangan investasi dan dinamika ekonomi, kemudahan akses terhadap layanan keuangan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan aktivitas transaksi dan konsumsi rumah tangga.

“Percepatan akses keuangan harus mampu memperkuat UMKM, mengoptimalkan sektor unggulan, dan memberdayakan masyarakat melalui sinergi program TPAKD,” ujarnya.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menekankan bahwa TPAKD perlu menjadi penggerak nyata di lapangan, bukan sekadar wadah koordinasi. Ia memaparkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan tingkat inklusi keuangan berkelanjutan sebesar 80,51 persen, sementara berdasarkan data Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) mencapai 92,74 persen.

Sementara itu, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, menjelaskan bahwa program kerja TPAKD 2026 disusun secara komprehensif dengan sejumlah fokus utama.

Salah satunya melalui tema “Inklusi Tanpa Batas, Menabung Sejak Dini Berinvestasi Hari Ini” dengan optimalisasi program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program ini menargetkan 258.000 pelajar di wilayah perkotaan dan perdesaan untuk memiliki rekening aktif selama empat triwulan, baik melalui perbankan konvensional maupun syariah.

Baca Juga :  Dorong Transparansi dan Efisiensi, Bupati Garut Minta Evaluasi Menyeluruh Aset Daerah

Selain itu, program Satu Disabilitas Satu Rekening dihadirkan sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan akses keuangan bagi penyandang disabilitas, dengan target awal 20 nasabah yang akan mendapatkan pendampingan khusus. TPAKD juga memperkenalkan Tabungan Emas sebagai alternatif investasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.

Untuk menjawab tantangan era digital, TPAKD Garut menggulirkan program Gema Digital (Gerakan Masyarakat Sadar Layanan Perbankan Digital) yang bertujuan meningkatkan literasi dan pemanfaatan layanan keuangan berbasis digital agar transaksi masyarakat semakin mudah, efisien, dan aman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Eman Patria, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, jajaran SKPD, perbankan, BUMD, perusahaan asuransi, serta tamu undangan lainnya.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:59 WIB

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif

Senin, 28 September 2026 - 15:10 WIB

Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 - 10:47 WIB

Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN

Sabtu, 26 September 2026 - 09:37 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027

Berita Terbaru