Pemkab Garut Gandeng BPS Mantapkan Indikator RPJMD 2025-2030 yang Akurat dan Terarah

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Indikator Pembangunan Acuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Mini Auditorium Kampus 4 Universitas Garut (Uniga), Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (6/5/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Bupati Abdusy Syakur Amin menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Penetapan Indikator Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030. Kegiatan yang bertempat di Mini Auditorium Kampus 4 Universitas Garut (Uniga) pada Selasa (6/5/2025) ini menitikberatkan pada penyusunan indikator pembangunan yang terukur dan relevan dengan visi-misi kepala daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, serta para Kepala SKPD, yang menjadi mitra strategis dalam implementasi program pembangunan ke depan.

Baca Juga :  Sekda Garut Hadiri Pelantikan Pengurus ASITA, Dorong Pertumbuhan Pariwisata

Bupati Abdusy Syakur Amin menyoroti pentingnya indikator pembangunan yang tidak hanya jelas secara substansi, tetapi juga mampu mencerminkan realitas di lapangan. Ia menegaskan bahwa ketidaksesuaian antara usaha pembangunan dan hasil statistik bisa disebabkan oleh kesalahan dalam perhitungan maupun dalam memahami indikator itu sendiri.

“Seringkali kita merasa sudah bekerja keras, tetapi datanya tidak menunjukkan hasil yang sebanding. Di sinilah pentingnya memahami bagaimana indikator dihitung, karena itu bukan tujuan akhir, tapi alat untuk membaca capaian pembangunan,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa indikator harus menjadi alat evaluasi efektif, bukan sekadar angka-angka yang diburu tanpa memahami konteksnya. Menurutnya, kesepahaman dalam penyusunan indikator akan memudahkan proses penyesuaian kebijakan dan memastikan program pembangunan lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Tekankan Pentingnya Kondusivitas Wilayah Usai Pemusnahan Miras dan Knalpot Bising

Senada dengan hal itu, Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menjelaskan bahwa data yang valid dan metodologis menjadi landasan penting dalam perumusan program pembangunan. Ia mengingatkan bahwa kegagalan dalam membaca data dapat berdampak langsung pada efektivitas kebijakan.

“Data itu titik awal. Kalau salah membaca atau keliru menafsirkan, maka program yang dibuat bisa meleset dari target pembangunan,” jelas Nevi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BPS dan SKPD, termasuk dalam proses pembinaan statistik sektoral. Peran Diskominfo Kabupaten Garut yang memiliki bidang statistik diapresiasi sebagai pusat perbaikan dan penguatan data pemerintah daerah.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap seluruh jajarannya dapat lebih memahami pentingnya penyusunan indikator yang akurat serta peran data dalam setiap proses perencanaan dan evaluasi pembangunan.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Syakur Ajak Wisudawan ITG Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Siap Fasilitasi Akses KUR Tanpa Agunan
Bupati Garut Dorong Penguatan Peran Fatayat NU dalam Membangun Kepemimpinan Perempuan di Era Digital
Bupati Garut Dorong Inklusivitas dan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Peringatan HDI 2025
Bupati Garut Sambut Empat Warganya yang Selamat dari Bencana Banjir Aceh–Sumatra
Wabup Garut Nilai Desa Pangauban Siap Tampil dalam Lomba Sri Baduga Jabar 2025
Pemkab Garut Dorong UMKM Lebih Mudah Dapat Modal Lewat Penguatan Akses Keuangan
Wabup Putri Karlina Dorong Keberlanjutan Program Wirahebat untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga
Kemenkes RI Resmikan Klinik Utama Rotinsulu Garut, Perkuat Layanan Paru dan Penanggulangan TB
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:33 WIB

Bupati Syakur Ajak Wisudawan ITG Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Siap Fasilitasi Akses KUR Tanpa Agunan

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:25 WIB

Bupati Garut Dorong Penguatan Peran Fatayat NU dalam Membangun Kepemimpinan Perempuan di Era Digital

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:17 WIB

Bupati Garut Dorong Inklusivitas dan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Peringatan HDI 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:46 WIB

Bupati Garut Sambut Empat Warganya yang Selamat dari Bencana Banjir Aceh–Sumatra

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:30 WIB

Pemkab Garut Dorong UMKM Lebih Mudah Dapat Modal Lewat Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru