Pemkab Garut Dorong Digitalisasi Informasi Hukum melalui Pembinaan JDIH 2024

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembinaan Anggota JDIH Tahun 2024 di Ballroom Shapire Hotel Harmoni, Garut, Selasa (10/12/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat akses masyarakat terhadap informasi hukum melalui Pembinaan Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tahun 2024. Kegiatan ini diadakan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut di Ballroom Shapire Hotel Harmoni pada Selasa (10/12/2024). Acara ini dihadiri kepala desa dan lurah se-Kabupaten Garut dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Dedy Mulyadi.

Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kepala desa dan lurah dalam mengelola serta menyampaikan produk hukum di daerah masing-masing.

“Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi hukum dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Pentingnya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, sebagai salah satu narasumber, menggarisbawahi peran digitalisasi dalam mendukung dokumentasi hukum.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Ajak Semangat Pelestarian Domba Garut dan Seni Ketangkasannya

Ia menjelaskan pentingnya integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dapat menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Digitalisasi pelayanan hukum adalah bagian dari reformasi birokrasi, sehingga pemerintah desa dan kelurahan dapat lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan yang lebih mudah diakses,” kata Margiyanto.

Sinergi dalam Pengelolaan Produk Hukum
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) dan JDIH Nasional. Penyuluh Hukum Ahli Muda BPHN, Edi, menyoroti peran kepala desa dan lurah dalam menyelesaikan masalah hukum di masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya penghargaan kepada desa yang aktif dalam penanganan hukum melalui pendekatan regulasi yang baik.

Pustakawan Ahli Muda JDIH Nasional, Iswi, menambahkan pentingnya pengelolaan produk hukum sesuai hierarki perundang-undangan agar lebih mudah diakses masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Garut Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik: Kunjungan Inspektur Wilayah 1 Kemendagri RI

Pengembangan Inovasi JDIH Garut
Kepala Bagian Hukum Setda Garut, Ida Nurfarida, mengungkapkan bahwa pembinaan ini diikuti oleh 75 peserta secara langsung dan sebagian lainnya melalui daring.

Ida menjelaskan, integrasi JDIH di tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi informasi hukum.

“Produk hukum pusat, daerah, dan desa akan dapat saling diakses melalui JDIH masing-masing,” terang Ida.

Ia juga memaparkan sejumlah inovasi yang sedang dikembangkan, seperti Rubik Online untuk uji publik Raperda, Tanya Sepuh untuk konsultasi hukum daring, dan Ruko Hukum sebagai ruang konsultasi hukum digital.

Dengan pengembangan sistem pengajuan produk hukum secara online, Ida berharap akses informasi hukum bagi masyarakat akan semakin mudah dan praktis. “Kami optimis, langkah ini akan mendorong pemahaman masyarakat terhadap peraturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Rizky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WIB

Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata

Berita Terbaru