Pemda Garut Prioritaskan Rutilahu, Kokom Terima Bantuan dari Pj Bupati

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan bantuan perbaikan Rutilahu kepada Kokom (45), warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (12/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga kurang mampu. Pada Selasa (12/11/2024), Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Kokom (45), seorang warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan hunian yang lebih layak bagi Kokom dan keluarganya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Garut Buka HLM TPID: Pastikan Stabilitas Harga Bapokting Jelang Ramadan

Didampingi Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, serta Kepala Dinas Sosial, Aji Sukarmaji, Pj Bupati meninjau langsung kondisi rumah Kokom sebelum menyerahkan bantuan. Rumah tersebut dinilai tidak memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Anggaran Habis, Solusi Tetap Dicari
Dalam keterangannya, Barnas mengungkapkan bahwa anggaran Rutilahu tahun 2024 sebenarnya telah habis. Namun, ia menegaskan bahwa pemda tidak akan tinggal diam. “Kami punya tanggung jawab memastikan semua warga memiliki tempat tinggal yang layak,” kata Barnas.

Baca Juga :  Peningkatan Layanan Kesehatan dan Jalan Santai Meriahkan HUT Dinas Kesehatan Garut ke-60

Renovasi rumah Kokom diharapkan selesai dalam satu hingga dua bulan dengan standar yang ditentukan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim). Selama renovasi, Kokom dan anak-anaknya akan ditempatkan di tempat penampungan sementara.

Gotong Royong Pejabat Pemkab

Barnas juga menyerukan semangat gotong royong kepada pejabat di lingkungan Pemkab Garut. “Saya mengajak semua pejabat untuk menyisihkan rezekinya. Jika bersama-sama, kontribusi sekecil apa pun, seperti seratus ribu rupiah per orang, akan sangat membantu menyelesaikan masalah Rutilahu di Garut,” tegasnya.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Berita Terbaru