Pembangunan Jalan Inovatif di Garut: Transformasi dari Limbah Plastik ke Jalan Aspal

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan  Peresmian 50 KM Jalan Aspal Plastik yang bekerja sama dengan PT Chandra Asri, yang berlokasi di area Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/3/2024).

Pelaksanaan Peresmian 50 KM Jalan Aspal Plastik yang bekerja sama dengan PT Chandra Asri, yang berlokasi di area Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/3/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menggelar upacara peresmian pembangunan 50 KM Jalan Aspal Plastik, yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan PT Chandra Asri. Acara ini berlangsung di Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Kamis (7/3/2024).

 

 

Nurdin menjelaskan bahwa kerja sama ini telah direncanakan sejak lama sebagai upaya mengatasi masalah sampah plastik yang melanda Kabupaten Garut. Dengan konversi sampah plastik menjadi material pembangunan jalan, diharapkan jumlah sampah yang dihasilkan dapat berkurang secara signifikan.

“Saat ini, Kabupaten Garut menghasilkan hampir 100 ton sampah per hari. Dengan inisiatif ini, kita tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan solusi yang ramah lingkungan,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Hari Jadi Ke-212 Kabupaten Garut: Perjalanan Penuh Prestasi

 

Menurut Nurdin, pembangunan jalan menggunakan aspal plastik juga memiliki keunggulan dalam hal kekuatan, di mana kekuatan aspal meningkat hingga 40% dibandingkan dengan aspal konvensional, sehingga jalan akan lebih tahan lama.

 

Selain manfaat lingkungan, Nurdin juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah melalui mekanisme bank sampah.

 

Masyarakat akan diminta untuk memilah sampah sesuai jenisnya, termasuk sampah plastik, guna mendukung keberhasilan program ini.

 

 

Nicko Setyabudi, Circular Economy & Partnership Manager dari PT Chandra Asri, menjelaskan bahwa penggunaan aspal plastik ini merupakan hasil dari riset yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 

Inisiatif ini telah berhasil dilaksanakan dalam beberapa proyek pembangunan jalan dengan mitra-mitra lainnya selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Evaluasi Akhir Kolaborasi Pemkab Garut dan Tanoto Foundation: Refleksi Empat Tahun Percepatan Penurunan Stunting

“Garut telah menunjukkan komitmennya yang luar biasa dalam mengadopsi teknologi ini dengan pembangunan 50 KM jalan dalam waktu 2 tahun,” kata Nicko.

 

 

Agus Ismail, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, menambahkan bahwa jenis plastik kresek, yang sebelumnya diabaikan, digunakan dalam pembuatan aspal plastik ini.

 

Meskipun terdapat biaya tambahan dalam produksi aspal, namun manfaat lingkungan dan potensi pengurangan sampah menjadi alasan kuat untuk terus mendorong inovasi ini.

 

 

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, pembangunan jalan aspal plastik di Garut bukan hanya sekadar proyek konstruksi, tetapi juga langkah menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas
Tokoh Lintas Agama di Garut Satukan Komitmen, Isu SARA dan Politik Identitas Jadi Sorotan
Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas

Berita Terbaru