PDA Garut Dorong Layanan Kesehatan Inklusif Melalui In House Training

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan In House Training Layanan Kesehatan Inklusif, yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (7/2/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Garut menggelar In House Training bertajuk Layanan Kesehatan Inklusif untuk sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Jumat (7/2/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, dengan menghadirkan pemateri dari berbagai institusi, di antaranya drg. Yus Ruseno (Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jawa Barat) dan Rita Tri Haryani (Kepala Bagian Usaha Mandiri Disability Inclusion Specialist Resource Center Pusat Rehabilitasi YAKKUM).

Baca Juga :  Semarak Hari Batik Nasional di Kampung Batik Paledang : Upaya Pelestarian Batik Garutan

Dr. Tri Cahyo Nugroho mengapresiasi inisiatif PDA Garut, terutama karena kegiatan ini diikuti tidak hanya oleh peserta dari Kabupaten Garut, tetapi juga oleh majelis kesehatan Aisyiyah se-Jawa Barat secara virtual. Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong layanan kesehatan yang tidak diskriminatif, khususnya bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Rita Tri Haryani menekankan pentingnya peningkatan kesadaran tenaga kesehatan terhadap layanan inklusif. Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep disabilitas, ragamnya, serta cara berinteraksi dan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Menhub Budi Karya Sumadi Memberikan Penghargaan untuk Kebersihan dan Layanan Prima di Terminal Guntur Garut

 

Ketua PDA Garut, Eti Nurul Hayati, menyebutkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari tujuh Puskesmas di Kabupaten Garut, Klinik Muhammadiyah Garut Kota, Klinik Darul Arqam, serta majelis kesehatan Aisyiyah se-Jawa Barat. Ia berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan model pelayanan kesehatan inklusif, dengan rencana tindak lanjut berupa implementasi di salah satu Puskesmas di Garut.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap layanan kesehatan inklusif dapat tersedia di semua fasilitas kesehatan, dari tingkat Puskesmas hingga rumah sakit.

Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi disabilitas, dan berbagai pihak lainnya sangat diperlukan untuk mewujudkan akses layanan kesehatan yang merata,” ujar Eti.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan yang lebih ramah dan inklusif bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.(RM).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler
Menapak Jejak Leluhur, Bupati Garut Pimpin Prosesi Adat dan Ziarah dalam HJG ke-213
Bupati Syakur Dorong Penguatan Akuntabilitas Desa Saat Kunker di Samarang
Raih Predikat WBK, Puskesmas Cilawu Jadi Percontohan Zona Integritas di Garut
Perkuat Strategi Komunikasi Publik, Diskominfo Garut Luncurkan Program GGPR 2026
Soroti Pendidikan hingga Infrastruktur, Bupati Garut Pantau Musrenbang Karangpawitan dan Tegaskan Wajib Sekolah
Dorong Hilirisasi Susu, Bupati Garut Pantau Sentra Sapi Perah Sukamurni
Apel Gabungan Pemkab Garut, Bupati Minta Jajaran Sigap Tanggapi Penghapusan 70 Ribu PBI BPJS
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:55 WIB

Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:13 WIB

Menapak Jejak Leluhur, Bupati Garut Pimpin Prosesi Adat dan Ziarah dalam HJG ke-213

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:02 WIB

Raih Predikat WBK, Puskesmas Cilawu Jadi Percontohan Zona Integritas di Garut

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:56 WIB

Perkuat Strategi Komunikasi Publik, Diskominfo Garut Luncurkan Program GGPR 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:21 WIB

Soroti Pendidikan hingga Infrastruktur, Bupati Garut Pantau Musrenbang Karangpawitan dan Tegaskan Wajib Sekolah

Berita Terbaru