Bodas Farm, Simbol Kesuksesan Peternak Milenial Garut

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peternakan Domba Tawarkan Potensi Cuan Puluhan Juta Rupiah

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengunjungi Peternak Milenial Bodas Farm di Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Rabu (19/3/2025).

GARUT BERKABAR, Selaawi – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menunjukkan dukungannya terhadap peternak milenial dengan mengunjungi Bodas Farm di Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi, Rabu (19/3/2025). Kunjungan ini semakin menegaskan bahwa sektor peternakan bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan bagi generasi muda.

Dalam kunjungannya, Putri Karlina mengapresiasi pengelolaan peternakan yang dilakukan oleh Dadan Haryana Rahayu dan istrinya. Ia mengaku terkejut dengan besarnya potensi keuntungan dari beternak domba.

“Saya pikir bisnis yang cuan itu hanya di sektor kuliner atau hiburan, ternyata beternak domba juga luar biasa. Dan ini kelihatannya nggak terlalu sulit dikelola ya, Kang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Sambut Positif Reuni Akbar SMPN 2, Apresiasi Peran Alumni dan Guru

Menurutnya, menjadi peternak bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga gaya hidup yang memungkinkan seseorang menikmati keseimbangan antara usaha dan kehidupan.

“Menjadi peternak itu bisa memberikan kebebasan finansial tanpa harus selalu bekerja di sektor formal. Ini adalah peluang besar bagi anak muda,” tambahnya.

Di akhir kunjungan, Putri Karlina berharap Bodas Farm semakin berkembang dan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terjun ke dunia peternakan.

Bodas Farm: Peternakan Domba Beromzet Puluhan Juta

Dadan Haryana Rahayu, pemilik Bodas Farm, menjelaskan bahwa peternakannya berdiri di atas lahan seluas 60 tumbak dengan tambahan lahan hijauan sekitar 1 hektare. Dengan kapasitas kandang mencapai 250 ekor domba, saat ini populasi domba yang ia kelola hampir mencapai 180 ekor.

Baca Juga :  BNNK Garut Giat Ajak Warga Perangi Narkoba

“Kami bisa mendapatkan omzet antara Rp20–30 juta per bulan. Harga domba bervariasi, mulai dari Rp600 ribu hingga Rp7 juta per ekor,” jelas Dadan.

Permintaan domba meningkat terutama saat Ramadan, dengan pengiriman ke berbagai daerah seperti Cikampek, Banten, Ciamis, Majalengka, dan Bandung.

Dadan berharap pemerintah lebih mendukung peternak muda, khususnya dalam pengadaan teknologi peternakan dan lahan hijauan yang masih menjadi kendala utama.

“Kami butuh dukungan dalam penyediaan alat-alat peternakan yang harganya sulit dijangkau, serta pengembangan lahan hijauan agar produksi lebih maksimal,” pungkasnya(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital

Berita Terbaru