Optimalisasi Anggaran Perumda Tirta Intan Jadi Fokus Pj. Bupati Garut

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Pengesahan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Intan Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (9/12/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Pengesahan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Intan Tahun Anggaran 2025. Acara ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (9/12/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Barnas mengapresiasi peningkatan kinerja yang dicapai Perumda Tirta Intan selama tahun 2024. Namun, ia mengingatkan agar pencapaian ini tidak membuat semua pihak berpuas diri. Ia menegaskan pentingnya terus meningkatkan kinerja dan pelayanan di tahun mendatang.

Baca Juga :  23 Mahasiswa Unpam Gelar Penyuluhan Hukum di Garut

“Meskipun pencapaian di tahun 2024 membanggakan, kita tidak boleh berhenti di sini. Saya berharap tahun 2025 menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan dan efisiensi operasional,” ujar Barnas.

Barnas menjelaskan bahwa dalam RKA Perumda Tirta Intan Tahun 2025, anggaran akan difokuskan pada dua kelompok utama, yaitu anggaran pelayanan dan operasional. Ia menekankan pentingnya proporsi anggaran pelayanan yang lebih besar dibandingkan operasional.

“Pelayanan harus menjadi prioritas utama, dengan alokasi anggaran yang lebih besar. Operasional tidak boleh melebihi 30% dari total anggaran. Fokus kita adalah memberikan pelayanan prima kepada pelanggan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Serahkan Klaim Asuransi Gagal Panen untuk 11,8 Hektare Lahan

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Intan, Aja Rowikarim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program strategis dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025. Salah satu program utamanya adalah meningkatkan cakupan layanan pelanggan.

“Target kami pada tahun 2025 adalah menambah minimal 2000 pelanggan baru,” ungkap Aja Rowikarim.

Selain itu, optimalisasi infrastruktur juga menjadi salah satu fokus utama. Aja menegaskan komitmen untuk memastikan 61.500 pelanggan yang ada saat ini dapat menikmati aliran air selama 20-22 jam per hari.

“Kami juga akan melakukan rehabilitasi terhadap beberapa infrastruktur untuk memastikan aliran air tetap lancar bagi masyarakat Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas
Tokoh Lintas Agama di Garut Satukan Komitmen, Isu SARA dan Politik Identitas Jadi Sorotan
Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis
82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Lintas Agama di Garut Satukan Komitmen, Isu SARA dan Politik Identitas Jadi Sorotan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Berita Terbaru