Menyorot Keberhasilan Metode Cahayaku dalam Wisuda Tahfidz GIS Prima Insani

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan acara Wisuda Tahfidz melalui Metode Cahayaku Angkatan 1, di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (21/05/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Wisuda Tahfidz Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Prima Insani Garut berlangsung meriah di Gedung Pendopo Garut pada Selasa (21/05/2024).

Acara ini mengapresiasi pencapaian 75 siswa dari kelas 2 hingga kelas 6 SD Garut Islamic School (GIS) Prima Insani yang telah menghafal juz 30, juz 29, atau juz lainnya melalui Metode Cahayaku.Bambang Hafidz, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Prima Insani atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pemahaman Alquran di Kabupaten Garut.

Bambang berharap Metode Cahayaku dapat diadopsi secara luas sehingga pembelajaran Alquran semakin berkembang di berbagai daerah.“Kami mengapresiasi Prima Insani yang telah memfasilitasi metode Cahayaku untuk mempermudah hafalan Alquran.

Baca Juga :  Pemimpin Baru Garut: Sinergi Inovasi dan Dedikasi untuk Masa Depan

Di usia dini, anak-anak lebih mudah menghafal, dan ini sangat baik untuk masa depan mereka,” ungkap Bambang.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam pendidikan agama, yang harus terus berlanjut sepanjang hayat.Lilis Rostina, Ketua Yayasan Prima Insani Garut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para guru dan orang tua atas dukungan mereka.

Lilis memuji semangat siswa dalam menghafal Alquran dan menekankan bahwa setiap interaksi dengan Alquran membawa kebaikan.“Interaksi apapun dengan Alquran adalah amal kebaikan.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup

Mendengarkannya mendatangkan rahmat, menelaahnya menambah iman, dan membaca satu hurufnya pun mendatangkan sepuluh kebaikan,” ujar Lilis.

Ia juga mengingatkan bahwa bahkan bacaan terbata-bata mendapat pahala dua kali lipat, dan bagi yang mahir, Allah menjanjikan kedudukan bersama para malaikat.

Lilis berharap budaya interaksi dengan Alquran dapat terus dibina di lingkungan sekolah dan keluarga Prima Insani, serta mempersiapkan generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.

“Selamat atas prestasi ini, semoga hafalan tetap terjaga melalui bacaan dalam rakaat salat dan menjadi syafaat di akhirat, Aamiin,” tutupnya. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Panggung Warga Banjarwangi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 15 Menit
Transaksi COD Berujung Penangkapan, Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Tarogong Kidul
Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Jagung Leles, Polisi Lakukan Pemeriksaan
13.849 KTP-el Lama Dimusnahkan Disdukcapil Garut, Cegah Penyalahgunaan Identitas
Api Melalap Lahan Perhutani di Talagawangi, Pemadaman Dilakukan Bersama Warga
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos
Pameran Rumah Impian Jadi Ajang Perluas Akses Hunian Terjangkau di Garut
Tragedi Pantai Karangpapak, Bupati Garut Dorong Pencarian Korban Dioptimalkan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Rumah Panggung Warga Banjarwangi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 15 Menit

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Jagung Leles, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:22 WIB

13.849 KTP-el Lama Dimusnahkan Disdukcapil Garut, Cegah Penyalahgunaan Identitas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Api Melalap Lahan Perhutani di Talagawangi, Pemadaman Dilakukan Bersama Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Ketepatan Bansos

Berita Terbaru