Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan apel gabungan sekaligus pelantikan PNS di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (06/04/2026).

Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Apel Gabungan sekaligus melantik dan menyerahkan Petikan Surat Keputusan (SK) Bupati Garut tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (06/04/2026) tersebut menjadi momen resmi bergabungnya 150 orang PNS ke dalam jajaran birokrasi Pemkab Garut.

Dalam arahannya, Bupati Syakur menekankan bahwa menjadi PNS bukanlah sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pilihan hidup dan komitmen pribadi untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Bahwa anda sudah mendedikasikan diri anda untuk menjadi pelayan masyarakat, dan itu bukan kehendak orang lain, itu karena keinginan anda sendiri,” ucapnya.

Ia juga menyinggung kisah perjuangan salah seorang peserta pelatihan dasar (Latsar) yang harus mengikuti ujian hingga enam kali sebelum berhasil menjadi PNS. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa profesi PNS adalah cita-cita yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan hingga masa pengabdian berakhir.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Lakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Cikelet

“Itu adalah pilihan, jadi saya berharap anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan tolong laksanakan bekerja dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Syakur mengingatkan seluruh ASN, baik yang baru dilantik maupun yang sudah lama bertugas, untuk terus memegang nilai dasar ASN seperti integritas, loyalitas, disiplin, dedikasi, keseriusan, dan keikhlasan dalam bekerja.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kepala daerah tidak dapat terwujud tanpa dukungan aparatur di lapangan yang menjadi pelaksana kebijakan pemerintah.

“Artinya saya sebagai Bupati tidak bisa langsung bergerak ke lapangan, ada perangkat-perangkat yang bisa digunakan untuk melaksanakan setiap kebijakan saya. Dan bapak ibu semuanya adalah pelaksananya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut juga menyoroti latar belakang PNS yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Ia menilai keberagaman tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Garut merupakan daerah yang terbuka dan menjadi bagian dari Indonesia yang inklusif.

“3 orang tadi yang dilantik, yang ke depan yang pertama Andi orang Cikajang, yang kedua tadi saya lihat orang Palembang, yang ketiga Ibu Dokter itu orang Medan. Jadi Garut bukan hanya milik satu tapi milik Indonesia, dan semua orang berhak mengabdi di Kabupaten Garut dan harus kita hargai itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Siapkan Rekonstruksi Dua Sekolah Pasca-Gempa di Pasirwangi Bersama Yayasan Bakti Barito Yayasan Kitabisa dan Star Energy turut serta dalam upaya pemulihan sekolah terdampak bencana

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, Doni Adam Mochammad Ramdan, menjelaskan bahwa pengangkatan PNS tersebut merupakan bagian dari manajemen ASN untuk memenuhi kebutuhan pegawai sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik di lingkungan Pemkab Garut.

Ia menyampaikan bahwa PNS yang dilantik merupakan hasil pengadaan tahun anggaran 2024, yang telah menjalani masa percobaan selama satu tahun serta memenuhi persyaratan administrasi dan kinerja.

“Dari total 156 CPNS yang diangkat pada tahun 2025, sebanyak 150 orang telah diusulkan pengangkatannya menjadi PNS melalui aplikasi SIMASN,” jelas Doni.

Adapun komposisi PNS yang dilantik terdiri dari 139 tenaga teknis dan 11 tenaga kesehatan. Doni juga melaporkan bahwa terdapat 6 orang CPNS yang tidak diusulkan menjadi PNS, dengan rincian 1 orang meninggal dunia, 3 orang mengundurkan diri, serta 2 orang pindah ke instansi pusat.(*”).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak
Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Kehumasan Pemda Jabar Diminta Adaptif Hadapi Arus Informasi Digital
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:39 WIB

GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih

Berita Terbaru