ITB dan Pemkab Garut Kolaborasi Susun Strategi Pembangunan Wilayah Priangan Timur

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Group Discussion (FGD) tentang Strategi Penguatan Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Ruang di Kabupaten Garut berlangsung di Kantor Dinas PUPR, Rabu (16/10/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dari Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas strategi pengembangan ekonomi, infrastruktur, dan tata ruang di Kabupaten Garut. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (16/10/2024) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut ini bertujuan memperkuat posisi Garut dalam Wilayah Pembangunan (WP) Priangan Timur.

Baca Juga :  Praktik Kerja Lapangan Siswa Siswi SMK Sebagai Bentuk Pengembangan Diri Selama Belajar Disekolah

Herru Subagja, Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Garut, menyoroti pentingnya memanfaatkan potensi alam dan budaya yang dimiliki Garut.

Namun, ia juga mengakui bahwa sebagian besar wilayah Garut merupakan kawasan lindung, yang membatasi ruang pengembangan. “Wilayah ini terdiri dari hutan lindung, kawasan konservasi, serta perlindungan cagar budaya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap kolaborasi dengan mahasiswa ITB dapat melahirkan solusi inovatif untuk menyusun rencana tata ruang yang memperhitungkan aspek perlindungan lingkungan dan pembangunan.

Baca Juga :  Hadirnya KA Papandayan Disambut Antusias Masyarakat

“Kami sangat mendukung ide-ide kreatif yang dapat diintegrasikan dalam rencana tata ruang Kabupaten Garut,” tambahnya.

Dari pihak ITB, Isnu Putra Pratama, dosen pengampu mata kuliah perencanaan wilayah, menjelaskan bahwa kegiatan FGD ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa.

“FGD ini melengkapi survei yang telah dilakukan sebelumnya sebagai dasar untuk menyusun draft Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” jelas Isnu.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Garut telah mengunjungi ITB Kampus Cirebon untuk memberikan gambaran mengenai isu-isu terkini di Garut.

Data ini akan digunakan mahasiswa sebagai landasan analisis dalam penyusunan RTRW.

“Setelah data terkumpul dan dianalisis, mahasiswa akan menyelesaikan draft RTRW di Kampus ITB Cirebon,” pungkas Isnu.(Rizky)

Berita Terkait

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada
Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:30 WIB

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada

Jumat, 4 April 2025 - 07:35 WIB

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus

Jumat, 4 April 2025 - 07:00 WIB

Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Selasa, 1 April 2025 - 13:29 WIB

H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:37 WIB

Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan

Berita Terbaru