IEU-CEPA Disepakati, Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci di Pasar Eropa

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers Kantor Komunikasi Kepresidenan

 

GARUT BERKABAR, Jakarta  – Pemerintah Indonesia resmi menyepakati perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), sebuah kemitraan ekonomi komprehensif dengan Uni Eropa yang diproyeksikan membawa dampak signifikan bagi perekonomian nasional. Jumat (17/7/2025)

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Fithra Faisal, perjanjian ini dapat mendorong ekspor Indonesia hingga 50 persen dalam 3–4 tahun ke depan. Sekitar 80 persen produk unggulan nasional, mulai dari minyak kelapa sawit berkelanjutan, tekstil, alas kaki, hingga hasil perikanan dan pertanian, akan mendapatkan preferensi tarif atau bebas tarif masuk ke pasar Uni Eropa.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga diperkirakan menyerap hingga satu juta tenaga kerja dari sektor manufaktur, pertanian, perikanan, logistik, hingga jasa profesional.

Baca Juga :  Zakat ASN Kabupaten Garut: Sumbangan Keberkahan bagi Kesejahteraan

“Ini bukan hanya soal perdagangan, tapi soal membuka jalan bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan hijau,” ujar Fithra dalam keterangannya, Kamis (17/7).

Perjanjian ini juga diyakini dapat memperkuat upaya Indonesia dalam mewujudkan ekonomi hijau. IEU-CEPA diharapkan mendorong investasi di sektor energi terbarukan, industri ramah lingkungan, serta pertanian berkelanjutan—yang pada akhirnya mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan.

Lebih dari itu, IEU-CEPA berperan penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional melalui alih teknologi, peningkatan kualitas produksi, dan pemenuhan standar internasional tinggi. “Ini memberi sinyal kuat bahwa Indonesia adalah mitra dagang terpercaya di mata global,” lanjutnya.

Baca Juga :  Turnamen Sepak Bola Mini Kades Cup II 2024 Desa Sukabakti Berjalan Lancar, Cetak Bibit Unggul Hingga Babak Final

Perluasan akses pasar ke Uni Eropa juga membuka potensi ekspansi perdagangan ke wilayah-wilayah yang selama ini belum tergarap optimal. Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-33 sebagai mitra dagang UE, sementara Uni Eropa adalah mitra dagang kelima terbesar bagi Indonesia.

Penandatanganan exchange letter sebagai landasan percepatan IEU-CEPA dilakukan pada Minggu, 13 Juli 2025, usai pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussel. Dokumen ini diteken oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan EU Commissioner Maroš Šefčovič.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Topografi Curam Garut Tingkatkan Risiko Bencana: Upaya Mitigasi Harus Dipercepat
Dua Korban Jiwa dalam Kebakaran Bengkel di Tarogong Kidul, Api Diduga Berasal dari Korsleting Aki Mobil
Epy Kusnandar Berpulang, Pemeran Kang Mus Preman Pensiun Tinggalkan Duka Mendalam
Pasar Ciawitali Dibidik Jadi Pasar Andalan, Bupati Garut Tinjau Progres Renovasi
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Jonggol Merasa Lebih Lega: “Sekarang Hitungannya Untung”
Pemda Garut Mantapkan Penataan Jalan Pasar Baru Lewat Dialog Bersama Pemilik Toko dan PKL
Gunung Nagara: Warisan Leluhur yang Dihidupkan Kembali Lewat Film Dokumenter”
BRIN Perkuat Sinergi Riset Nasional, Arif Satria Dorong Kolaborasi Lintas Sektor hingga Tingkat Daerah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:12 WIB

Topografi Curam Garut Tingkatkan Risiko Bencana: Upaya Mitigasi Harus Dipercepat

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:50 WIB

Dua Korban Jiwa dalam Kebakaran Bengkel di Tarogong Kidul, Api Diduga Berasal dari Korsleting Aki Mobil

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:51 WIB

Epy Kusnandar Berpulang, Pemeran Kang Mus Preman Pensiun Tinggalkan Duka Mendalam

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:22 WIB

Pasar Ciawitali Dibidik Jadi Pasar Andalan, Bupati Garut Tinjau Progres Renovasi

Rabu, 26 November 2025 - 20:08 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Jonggol Merasa Lebih Lega: “Sekarang Hitungannya Untung”

Berita Terbaru