Himbauan Shubuh Akbar di Pakenjeng Oleh Da’i Kamtibmas Polres Garut

- Jurnalis

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1446 H, Dai Kamtibmas Polres Garut, Aipda Umar, menyampaikan ceramah pada kegiatan Shubuh Akbar di Masjid Besar Pakenjeng, Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, pada Minggu (07/07/2024).

Acara ini dihadiri oleh 120 jamaah, termasuk Ketua DKM Masjid Besar Pakenjeng beserta pengurus, Kapolsek Pakenjeng, Camat Pakenjeng, Kades Jatiwangi, MUI Desa Jatiwangi, tokoh masyarakat Kecamatan Pakenjeng, dan warga sekitar.

Dalam ceramahnya, Aipda Umar menyampaikan materi yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Topik yang dibahas meliputi wawasan kebangsaan, kenakalan remaja, peran orang tua, penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib lalu lintas, dan isu knalpot brong. Selain itu, pentingnya pemilu damai menjelang pilkada juga disinggung untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan dalam berdemokrasi.

Kegiatan pengajian rutin ini tidak hanya berfungsi sebagai pembinaan spiritual, tetapi juga sebagai forum diskusi dan refleksi bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Semoga pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat yang lebih baik. (Pemred)
Baca Juga :  Ketua Aliansi Advokat Garut Syam Yousef, Tegaskan Dukungan Hukum Kepada Paslon 02 Syakur-Putri

Berita Terkait

Polres Garut Kawal Aksi Damai Driver Online dengan Pendekatan Humanis
Semarak HUT RI ke-80, Kesbangpol Garut Gelar Sosialisasi FPK dan Lomba Karaoke
BAZNAS kab. Garut Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80
Polres Garut Peringati Hari Juang Polri 2025, Kokohkan Komitmen Bhayangkara untuk Bangsa
Polsek Cibatu Tanggap Atasi Kebakaran Rumah Warga di Pasir Junti
10 Ribu Anak Ayam Tewas Terpanggang, Kandang di Selaawi Jadi Lautan Api
Getaran Terasa di Sejumlah Wilayah, Gempa M4,4 Guncang Pangandaran dari Laut
“Dia Hanya Ingin Makan Gratis” Tangis Ibu Penjual Gorengan Usai Putrinya Tewas dalam Kerumunan Pesta Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca