Garut Optimis Capai 93,94% Universal Health Coverage pada Akhir 2024

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) Akselerasi Capaian Universal Health Coverage (UHC) di Bale Tingtrim Pujasega, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (31/5/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) mengenai akselerasi pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang berlangsung di Bale Tingtrim Pujasega, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Jumat (31/5/2024).

Dalam diskusi ini, Sekda Garut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menetapkan target nasional UHC sebesar 98% untuk tahun 2024.

Baca Juga :  Kejuaraan POSSI Cup Jabar 2024 Resmi Dimulai di Garut

“Sampai April 2024, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara nasional telah mencapai 96,91%. Sedangkan di Kabupaten Garut, hingga Mei 2024, baru mencapai 89,40%,” jelas Nurdin.

Menurut Nurdin, Kabupaten Garut termasuk dalam tujuh kabupaten di Jawa Barat yang belum mencapai UHC 95%. Berdasarkan Instruksi Bupati Garut Nomor KS.01/3063/Kesra tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN, Pemkab Garut telah memberikan arahan kebijakan untuk mempercepat pencapaian UHC.

Nurdin menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki proyeksi anggaran yang memungkinkan penambahan 114 ribu peserta JKN baru di Kabupaten Garut, sehingga diproyeksikan capaian UHC Garut akan mencapai 93,94% pada Desember 2024.

Baca Juga :  Ketua Umum Lingkungan Anak Bangsa, Tedi Sutardi : Betapa Pentingnya Responsif DPRD Garut Terhadap Pengaduan Kerusakan Hutan

Dengan keterbatasan APBD, Nurdin menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti pihak swasta, perusahaan, rumah sakit, klinik, dan puskesmas melalui donasi jaminan kesehatan sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau bentuk pendekatan sosial lainnya.

“Kolaborasi ini diperlukan untuk mendukung pembiayaan dan pencapaian target UHC di Kabupaten Garut,” tegasnya.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan
82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB