Garut Jadi Pilot Project Optimalisasi Pajak Properti, Pemkab Kolaborasi dengan Bappenas dan Bank Dunia

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan FGD “Studi Optimalisasi PBB-P2 sebagai Strategi Peningkatan Penerimaan Daerah” di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Tarogong Kidul, Senin (20/10/2025).

Garut Jadi Pilot Project Optimalisasi Pajak Properti, Pemkab Kolaborasi dengan Bappenas dan Bank DuniaGARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat langkah menuju kemandirian fiskal dengan menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Bank Dunia dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kolaborasi ini dikukuhkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Studi Optimalisasi PBB-P2 sebagai Strategi Peningkatan Penerimaan Daerah”, yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Senin (20/10/2025).

Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim dari Bappenas dan Bank Dunia. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis fiskal daerah agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Putri Karlina Tegaskan Komitmen Pemkab Garut Lindungi Korban Pelecehan Seksual

“Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Bappenas dan World Bank yang berperan besar dalam pengembangan kebijakan nasional. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pendapatan fiskal Kabupaten Garut,” ujar Bupati Syakur.

Ia menuturkan bahwa perubahan kondisi wilayah Garut sejak penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) terakhir pada tahun 2017 perlu segera direspons dengan kebijakan baru yang relevan. Berbagai pembangunan infrastruktur, seperti jalan utama, kawasan pemukiman, hingga real estate, dinilai berpotensi meningkatkan nilai PBB-P2.

“Kita akan melakukan penyesuaian NJOP dengan perhitungan matang. Warga dengan nilai pajak kecil tidak akan terbebani karena persentasenya akan disesuaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Griya Rufianne, perwakilan Urban Team World Bank Indonesia, menjelaskan bahwa pajak properti menjadi fokus karena sifatnya yang stabil dan berpotensi besar sebagai sumber pendapatan daerah.

Baca Juga :  Sekda Garut Tekankan Profesionalisme ASN dalam Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

“Secara global, pajak properti merupakan jenis pajak yang stabil dan tidak berpindah objek. Karena itu, kami mendukung Garut untuk memaksimalkan potensi ini,” ungkap Griya.

Ia menambahkan, Kabupaten Garut bersama Kota Bandung dipilih sebagai lokasi pilot project penerapan panduan global Property Tax Diagnostic Tool yang dikembangkan Bank Dunia.

Dari pihak Bappenas, Tari Lestari menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang menekankan penguatan keuangan daerah melalui peningkatan pajak dan retribusi.

“Optimalisasi pajak daerah merupakan pilar penting dalam kebijakan fiskal nasional. Bappenas hadir untuk memastikan studi ini berjalan sesuai arah RPJPN 2025–2045,” ujarnya.

Melalui FGD ini, Pemkab Garut berharap dapat memperoleh hasil studi yang akurat untuk memetakan potensi pajak daerah, sehingga mampu mengambil kebijakan yang tepat dalam memperkuat pendapatan dan kemandirian fiskal di masa mendatang.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru