Garut Catat Prestasi Gemilang dalam Penilaian Pelayanan Publik 2024

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Garut masuk Zona Hijau dan Kategori A, meraih Opini Kualitas Tertinggi dalam Penilaian Pelayanan Publik 2024 oleh Ombudsman RI. (Foto: ombudsman.go.id)

GARUT BERKABAR, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih Opini Kualitas Tertinggi dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 yang digelar oleh Ombudsman Republik Indonesia. Pemkab Garut berhasil masuk ke Zona Hijau dan meraih Kategori A dengan nilai 94,76.

Penghargaan ini diumumkan oleh Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, dalam acara penganugerahan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (14/11/2024). Tahun ini, penilaian melibatkan 587 entitas, mencakup 25 kementerian, 14 lembaga, 34 pemerintah provinsi, 98 pemerintah kota, dan 416 pemerintah kabupaten.

Najih menyampaikan bahwa hasil penilaian 2024 mencerminkan tren positif. “Semakin banyak penyelenggara layanan yang berhasil masuk Zona Hijau, menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik,” ujarnya.

Inovasi Pelayanan Pemkab Garut

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai langkah inovatif yang dilakukan Pemkab Garut. Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menjelaskan bahwa pihaknya terus berinovasi dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik.

“Kami telah mengimplementasikan berbagai strategi, seperti membuka ruang pengaduan yang luas untuk evaluasi, mendekatkan layanan hingga ke tingkat desa, dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat,” tutur Natsir.

Beberapa inovasi unggulan yang diterapkan Pemkab Garut antara lain:

1. Pelayanan Jemput ka Rorompok (Pajero): Layanan langsung ke rumah warga.

2. Tim Reaksi Cepat Kegawatdaruratan Administrasi Kependudukan (TREKK): Menangani kebutuhan administrasi darurat.

Baca Juga :  Musorkab KONI Garut 2025 Dibuka, Bupati Tekankan Demokrasi dan Sinergi Olahraga

3. Jemput Perekaman Pemula Anak di Sekolah (Jerapah): Memudahkan perekaman data kependudukan anak.

4. Publish Baby: Layanan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak untuk bayi baru lahir.

5. Layanan Online Pasti Oke dan Pasti Berkah, serta program Raksa Paduka Bergradasi: Memberikan kemudahan akses layanan daring.

Selain itu, aplikasi Digjaya (Data Integratif Garut dengan Jangkauan Wilayah) juga menjadi andalan dalam mendukung berbagai program, seperti penanggulangan kemiskinan, stunting, hingga mitigasi bencana.

Tantangan ke Depan

Meski meraih pencapaian tinggi, Pemkab Garut menyadari perlunya peningkatan berkelanjutan. Salah satu fokus ke depan adalah memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat RW.

“Kami juga menetapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai SKPD berzona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani,” ungkap Natsir.

Dengan komitmen ini, Pemkab Garut terus berupaya mewujudkan visinya menjadi kabupaten yang unggul, maju, dan sejahtera. (Red).

Berita Terkait

BPKH Fasilitasi 160 Warga Garut Kembali ke Jakarta Lewat Program Balik Kerja 2025
Hujan Deras Picu Longsor di Garut: Jalan Tertutup, Masjid Terancam
Bupati Garut Pastikan Penanganan Cepat Bencana Tanah Bergerak di Singajaya
Hujan Deras Porak-Porandakan Atap Rumah Warga di Sukagalih
Diterjang Hujan Deras, Rumah Warga Kota Wetan Ambruk
Warga Linggarjati Dilaporkan Hilang, Tim Gabungan Gelar Pencarian di Area Hutan dan Perkampungan
TPT Drainase Ambruk Diterjang Hujan Deras, Tiga Rumah dan Kolam Warga di Pasirwangi Rusak
Libur Lebaran Aman, Bupati Garut Tinjau Situ Bagendit Pastikan Kenyamanan Wisatawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 20:13 WIB

BPKH Fasilitasi 160 Warga Garut Kembali ke Jakarta Lewat Program Balik Kerja 2025

Minggu, 6 April 2025 - 20:04 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Garut: Jalan Tertutup, Masjid Terancam

Minggu, 6 April 2025 - 19:58 WIB

Bupati Garut Pastikan Penanganan Cepat Bencana Tanah Bergerak di Singajaya

Minggu, 6 April 2025 - 18:49 WIB

Hujan Deras Porak-Porandakan Atap Rumah Warga di Sukagalih

Minggu, 6 April 2025 - 17:45 WIB

Diterjang Hujan Deras, Rumah Warga Kota Wetan Ambruk

Berita Terbaru

Berita

Hujan Deras Porak-Porandakan Atap Rumah Warga di Sukagalih

Minggu, 6 Apr 2025 - 18:49 WIB

Berita

Diterjang Hujan Deras, Rumah Warga Kota Wetan Ambruk

Minggu, 6 Apr 2025 - 17:45 WIB