Dukung Anak Disabilitas, Sekda Garut Janjikan Fasilitas Khusus untuk Kembangkan Keterampilan

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Anak Nasional digelar di Pendopo Garut, Selasa (5/8/2025), dengan fokus pada anak-anak berkebutuhan khusus.

GARUT BERKABAR, GARUT KOTA —  Momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Garut tahun ini terasa berbeda dan penuh makna. Digelar di Pendopo Garut pada Selasa (5/8/2025), kegiatan ini secara khusus menghadirkan anak-anak berkebutuhan khusus dan menjadi panggung bagi mereka untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan rasa haru dan hormat atas perjuangan para orang tua yang setia mendampingi anak-anak disabilitas. Ia menyebut beban yang dipikul oleh mereka jauh lebih berat dan penuh pengorbanan.

“Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus adalah pahlawan sejati dalam keluarga. Perjuangan mereka luar biasa,” ungkap Nurdin.

Menanggapi aspirasi para orang tua, Sekda menyatakan akan segera menjalin komunikasi dengan Bupati Garut untuk mendorong dukungan pemerintah terhadap pengembangan fasilitas bagi anak disabilitas. Salah satu wacana yang mencuat adalah pendirian lembaga keterampilan khusus bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus yang telah lulus dari jenjang pendidikan.

Baca Juga :  Garut Mantapkan Langkah Turunkan Stunting Lewat Talkshow FOKUS Radio Intan

“Insyaallah, kami akan coba komunikasikan dengan Pak Bupati terkait bentuk keberpihakan nyata kita, terutama dalam penguatan keterampilan mereka,” ucapnya.

Ketua Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) Kabupaten Garut, Yuli Aryani, menegaskan bahwa peringatan HAN kali ini merupakan tonggak sejarah. Untuk pertama kalinya, peringatan difokuskan pada anak dan remaja disabilitas sebagai bentuk pengakuan atas hak dan potensi mereka.

“Kami mengusung tema khusus untuk remaja disabilitas. Ini bukan seremoni, melainkan bentuk nyata dari keberadaan dan cita-cita kami,” jelas Yuli.

Yuli dan para orang tua bercita-cita mendirikan Art Therapy Center, lembaga kursus dan pelatihan pasca-SMA bagi remaja dengan disabilitas intelektual seperti tunagrahita, autis, dan down syndrome. Harapannya, mereka bisa dilatih secara mandiri dan produktif sehingga dapat berdaya saing di masyarakat.

Baca Juga :  Dari Dapur Desa ke Generasi Emas: Sinergi Dosen Pulang Kampung IPB dan KKN IPB sebagai Langkah Nyata Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045

“Kami ingin Garut menjadi kota inklusif. Tidak hanya di pendidikan, tapi juga dalam akses keterampilan, ketenagakerjaan, dan fasilitas publik yang ramah disabilitas,” ujarnya.

Acara ini melibatkan 240 peserta, termasuk 135 anak dari SLB dan sekolah inklusi se-Kabupaten Garut. Sejumlah kegiatan seperti pameran karya anak, talkshow, terapi motorik, dan olahraga adaptif mewarnai peringatan yang sarat semangat inklusivitas ini.

Yuli turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemkab Garut, Prima Insani, dan stakeholder lainnya yang ikut serta menyukseskan acara ini.

“Di sini tidak ada perbedaan. Kita semua bersatu demi masa depan anak-anak istimewa ini,” tutupnya dengan optimisme bahwa suatu hari mereka akan menjadi cahaya bagi Kabupaten Garut, kota yang dikenal sebagai ‘kota intan’.(red).

Penulis : IHSAN

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Periksa Pengadaan Infrastruktur Garut, Syakur Amin Tekankan Tata Kelola Anggaran yang Akuntabel
Program Pesona Resmi Diluncurkan, Garut Perkuat Inovasi Olahan Ikan dan Edukasi Gizi Anak
Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027
Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Berkarakter, Kreatif, dan Peduli Sesama
Garut Dapat Tambahan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kerja ke Luar Negeri, Penempatan Ditargetkan Februari 2027
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:25 WIB

BPK Periksa Pengadaan Infrastruktur Garut, Syakur Amin Tekankan Tata Kelola Anggaran yang Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Program Pesona Resmi Diluncurkan, Garut Perkuat Inovasi Olahan Ikan dan Edukasi Gizi Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIB

Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin

Berita Terbaru