Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Anggota serta Pemerintah Kabupaten Garut menerima dan mendengarkan aspirasi Solidaritas Pengemudi Truk Garut terkait kebijakan penutupan tambang galian C, Kamis (08/01/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, dan Anggota DPRD serta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut menerima audiensi dan aksi damai dari Solidaritas Pengemudi Truk Garut, Kamis (08/01/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi pengemudi truk terkait kebijakan penutupan tiga lokasi tambang galian C yang telah memiliki izin resmi.
Para pengemudi truk menyampaikan keberatan dan keprihatinan atas kebijakan tersebut karena dinilai berdampak signifikan terhadap aktivitas kerja dan pendapatan sopir maupun pengusaha truk.
Mereka mempertanyakan dasar penutupan tambang serta meminta agar pemerintah daerah membuka kembali operasional tambang galian C yang berizin dan legal.
Selain itu, perwakilan pengemudi juga mendorong adanya ruang komunikasi yang lebih terbuka dengan Pemerintah Kabupaten Garut agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya pelaku usaha transportasi material tambang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, menyampaikan bahwa DPRD akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan dan meneruskannya kepada pihak eksekutif, termasuk Bupati Garut.
Ia menegaskan pentingnya dialog dan musyawarah dalam merumuskan kebijakan agar tetap mengedepankan rasa keadilan sosial serta mempertimbangkan dampak ekonomi masyarakat.
Aris juga menyoroti permintaan adanya perlindungan tertulis bagi sopir dan pengusaha truk yang terdampak kebijakan penutupan tambang, sebagai bentuk kepastian hukum dan jaminan keberlangsungan usaha di tengah perubahan kebijakan daerah.
Ia berharap, melalui koordinasi dan komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pengemudi truk, dapat ditemukan solusi yang seimbang antara kepentingan ekonomi, kepatuhan terhadap regulasi, serta kelestarian lingkungan.(red)
Penulis : IHSAN
Editor : Admin
Sumber Berita : Reforter (Ihsan)








