Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Garut Tawarkan Peluang Investasi Strategis di Sektor Pakan Ternak

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Silaturahmi dan Promosi Pariwisata Kabupaten Garut yang digelar di Danau Bogor Raya, Kota Bogor, Minggu (28/9/2025).

GARUT BERKABAR, KOTA BOGOR – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memanfaatkan momentum Silaturahmi dan Promosi Pariwisata Kabupaten Garut yang digelar Asgar Jaya di Danau Bogor Raya, Kota Bogor, Minggu (28/9/2025), untuk mengundang para investor agar berinvestasi di Kabupaten Garut.

Dalam paparannya, Bupati Syakur menyinggung kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Garut yang masih berada di peringkat 25–27 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Selain itu, ia juga menyoroti kesenjangan ekonomi, terutama dari sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita.

Baca Juga :  Bupati Garut Upayakan Redistribusi Lahan Perkebunan: Masyarakat Bisa Kelola 1.500 Hektare Lahan PT Condong

“Garut baru mencapai Rp29 juta per kapita, sementara rata-rata Jawa Barat Rp56 juta, bahkan nasional sudah Rp78 juta. Artinya Garut masih jauh tertinggal,” ungkapnya.

Syakur menegaskan bahwa peningkatan produktivitas masyarakat adalah kunci untuk memperbaiki kondisi tersebut. Ia menilai, sektor pertanian, khususnya jagung, memiliki potensi besar jika diolah secara maksimal di dalam daerah. Saat ini, Garut sudah menyumbang 43% produksi jagung Jawa Barat, namun sebagian besar hasil panen dijual mentah dan diolah di luar daerah menjadi pakan ternak.

“Kalau ada pabrik pakan ternak langsung di Garut, peternak tidak perlu beli produk dari luar. Rantai distribusi lebih singkat, harga bisa lebih stabil,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua MPR dan Menteri Agama Saksikan Pernikahan Putra Gubernur Jabar di Garut

Bupati Garut pun mengajak para pelaku usaha agar membawa teknologi dan modal ke Garut, terutama untuk industri pakan ternak. Ia menambahkan, kebutuhan jagung ke depan akan semakin tinggi seiring program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprakarsai Presiden terpilih Prabowo Subianto, karena akan mendorong permintaan ayam pedaging dan telur.

“Kami siap memfasilitasi investasi yang masuk. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah agar Garut tidak selalu berada di peringkat bawah,” pungkasnya.(red)

Penulis : IHSAN

Editor : Admin

Sumber Berita : Reforter (Ihsan)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga
Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Berita Terbaru