Diskannak Garut Gelar Pelatihan Kurban ASUH untuk Penyuluh dan Juru Sembelih

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Webinar Sosialisasi Pelaksanaan Kurban dengan tema “Kurban Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH)” di Kantor Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (5/6/2024).

_Targetkan Seluruh Juru Sembelih di Kabupaten Garut Bersertifikat Juleha_

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut menyelenggarakan webinar sosialisasi bertajuk “Kurban Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH)” di Gedung Command Center, Komplek Pendopo Garut, Senin (5/6/2024).

Acara ini diikuti oleh penyuluh agama, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengelola yayasan pesantren, serta siswa-siswi sekolah di Kabupaten Garut.

Menurut Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, tujuan dari webinar ini adalah untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi mengenai tata pelaksanaan kurban yang sesuai dengan kaidah agama.

Baca Juga :  Penguatan Kapasitas Desa dan Kelurahan Dalam Implementasi Program Integritas Layanan Primer di Garut

“Kami mengundang penyuluh agama karena mereka memiliki peran penting dalam masyarakat, khususnya dengan para pengurus atau DKM di seluruh Kabupaten Garut,” kata Beni.

Materi dalam webinar mencakup pemilihan hewan kurban, persiapan tempat pelaksanaan sesuai aturan teknis dan kaidah agama, serta pelatihan bagi juru sembelih tentang prosedur penyembelihan yang benar.

Prinsip ASUH memastikan hewan kurban dalam kondisi aman, sehat, dan utuh, sehingga daging yang dihasilkan halal dan aman dikonsumsi.”ASUH berarti hewan kurban harus aman, bersih, sehat, dan utuh,” jelasnya.

Setiap tahun, Diskannak Garut mengadakan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).

Baca Juga :  Dorong Kebangkitan Garut Plaza, Wabup Siapkan Relokasi PKL dan Semarak Bazar Ramadan

Kali ini, sosialisasi juga melibatkan penyuluh agama dengan narasumber dari Diskannak dan Kantor Kemenag Garut yang membahas fiqih.

Beni berharap seluruh juru sembelih di Kabupaten Garut memiliki sertifikat Juleha agar kehalalan daging kurban dapat dipastikan.”Jika hewan disembelih oleh juru sembelih bersertifikat Juleha, maka produk turunannya dapat dipastikan halal,” katanya.

Ia juga berharap materi sosialisasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat yang biasa melakukan penyembelihan hewan kurban di Kabupaten Garut.

“Harapannya agar keamanan daging kurban yang diterima masyarakat sesuai dengan kaidah agama dan teknis,” tutupnya.(HK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Wanaraja Amankan 50 Knalpot Brong dalam Operasi Penertiban Lalu Lintas
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Sinergi dengan TNI, Pemkab Garut Perkuat Armada Tanggap Kebakaran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Polsek Wanaraja Amankan 50 Knalpot Brong dalam Operasi Penertiban Lalu Lintas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK

Berita Terbaru