Disdukcapil Jabar Perkuat Sinkronisasi Data DTSEN untuk Pastikan Ketepatan Bansos dan Perencanaan Pembangunan

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemutakhiran DTSEN Lintas Sektor di Wilayah Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Ruang Rapat MPP Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (11/11/2025).

Disdukcapil Jabar Perkuat Sinkronisasi Data DTSEN untuk Pastikan Ketepatan Bansos dan Perencanaan Pembangunan

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya meningkatkan kualitas data sosial ekonomi kembali menjadi fokus utama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat. Melalui Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat MPP Kabupaten Garut, Tarogong Kidul, Selasa (11/11/2025), jajaran Disdukcapil Jabar menegaskan komitmen sinkronisasi data secara lebih intensif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Disdukcapil Provinsi Jawa Barat Indrastuti Chandra Dewi, Plt. Kadisdukcapil Kabupaten Garut Galih Yudha Praja, Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Garut Dang Sani Imansyah, perwakilan BPS Kabupaten, serta unsur perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Berli menekankan pentingnya penguatan akurasi DTSEN sebagai basis utama dalam perencanaan, penyaluran bantuan sosial, hingga evaluasi program pemerintah. Menurutnya, pembaruan data yang dilakukan secara periodik merupakan langkah strategis untuk memastikan data yang diterima daerah dan pusat tetap valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Bupati Syakur Ajak ASN dan Warga Garut Perkuat Kesehatan Jasmani dan Mental pada HKN ke-61

“DTSEN sudah ditetapkan sebagai rujukan nasional. Karena itu, seluruh daerah harus memastikan data yang disampaikan benar-benar akurat, tepat waktu, dan transparan. Dengan data yang tepat, kebijakan dan layanan publik juga bisa tepat sasaran,” tegasnya.

Berli menambahkan, proses pemutakhiran akan terus menyasar kabupaten/kota yang masih memiliki data belum terverifikasi maupun tervalidasi, sehingga kualitas data dapat meningkat secara bertahap dan menyeluruh.

Sejalan dengan itu, Plt. Kadisdukcapil Kabupaten Garut, Galih Yudha Praja, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan satu data yang memiliki tingkat validitas tinggi. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Garut telah menerima instruksi untuk segera melakukan validasi terutama pada Desil 1 sampai Desil 4, yang menjadi dasar penetapan program-program seperti PKH, BPNT, BLT, hingga PBI-JK.

“Pemutakhiran ini tidak bisa berdiri sendiri. Semua sektor harus terlibat, baik dinas sosial maupun dinas kesehatan. Jika data valid, maka penyaluran bantuan bisa lebih adil dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Baca Juga :  Longsor Timbun Jalan Bungbulang–Caringin, Respons Cepat Polsek Caringin Berhasil Pulihkan Akses Lalu Lintas

Pada kesempatan yang sama, Buldansah selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Jabar memaparkan bahwa sejumlah daerah di Jawa Barat masih memiliki anomali data cukup tinggi. Di antaranya Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Karawang. Sehingga, validasi lapangan atau ground check menjadi langkah penting.

Ia menuturkan, instruksi pengecekan DTSEN diterbitkan sejak Agustus oleh Ditjen Dukcapil menyusul adanya proses pemadanan data antara BPS Pusat dan Ditjen Dukcapil. “DTSEN ini bersumber dari P3KE dan Regsosek, namun pembaruannya membutuhkan data kependudukan dari Disdukcapil. Karena itu, sinkronisasi yang solid antara kabupaten/kota dan provinsi sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Disdukcapil Jabar berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi untuk menyempurnakan kualitas data sehingga kebijakan yang disusun pemerintah benar-benar berdampak bagi masyarakat yang membutuhkan.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan
Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka
Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi
Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan
Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua
Pemkab Garut Dorong Penataan Jaringan Telekomunikasi, APJATEL Jabar Siap Perapihan Kabel hingga Program Ducting
Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet
Pemkab Garut Perkuat Jaminan Sosial Petani, 4.400 Polis Asuransi Mikro Dibagikan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:33 WIB

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka

Kamis, 16 April 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:51 WIB

Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan

Rabu, 15 April 2026 - 10:30 WIB

Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

SDN 4 Pataruman Pertahankan Gelar Juara LCC SD Garut 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:09 WIB