Cegah Gagal Panen, Dinas Pertanian Garut Galakkan Aksi Massal Basmi Hama Tikus

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Cegah Gagal Panen, Dinas Pertanian Garut bersama petani Desa Kersamenak lakukan GERTAK (Gerakan Serentak Pengendalian Hama Tikus)”. Aksi ini menjadi bagian dari gerakan serentak se-Jawa Barat dalam melindungi tanaman padi dari serangan hama tikus, demi menjaga ketahanan pangan dan hasil panen maksimal.(20/6/2025). 

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Guna menekan populasi hama tikus yang berpotensi merusak tanaman padi, Dinas Pertanian Kabupaten Garut menggelar Gerakan Serentak Pengendalian Hama Tikus (GERTAK) di areal persawahan Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Kamis (20/6/2025). Aksi massal ini melibatkan kelompok tani, warga sekitar, dan berbagai elemen pendukung pertanian.

Didampingi unsur Forkopimcam, Kepala UPT Pertanian Wilayah I, Koordinator Penyuluh Tarogong Kidul, para POPT se-Kabupaten Garut, serta PPL setempat, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi serentak se-Jawa Barat yang dikomandoi oleh Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Jawa Barat.

Baca Juga :  Pemkab Garut Tetapkan Status Siaga, Bupati: Hujan Deras Berpotensi Picu Bencana Lanjutan

GERTAK menjadi langkah antisipatif untuk mencegah meluasnya serangan hama tikus yang bisa menyebabkan puso (gagal panen) dan berdampak pada menurunnya produksi padi. Salah satu metode yang digunakan yakni emposan tikus, dengan memasukkan asap belerang ke dalam lubang aktif sarang tikus di bawah tanah, yang efektif membunuh koloni di dalamnya.

Aden Kurniawan, Subkoordinator Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Garut, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak agar pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) utama berjalan maksimal. “Kami sudah siapkan bahan pengendalian tidak hanya untuk tikus, tapi juga untuk PBP, WBC, BLB, dan Blas. Tujuannya agar setiap padi yang ditanam bisa dipanen demi swasembada pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Garut Luncurkan Program Roadshow Keliling Kecamatan: Inovasi Pelayanan Publik Jemput Bola

Sementara itu, Koordinator POPT Kabupaten Garut, Ahmad Firdaus, memaparkan bahwa berdasarkan data per 15 Juni 2025, serangan hama tikus di Kabupaten Garut tergolong ringan dengan cakupan 46 hektare dan 163 hektare berstatus waspada di 10 kecamatan, termasuk Tarogong Kidul.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian hama tikus ditentukan oleh kekompakan dan kesinambungan upaya semua pihak. “Kuncinya itu kompak, luas, dan berkelanjutan. Semua harus punya tanggung jawab kolektif untuk melindungi tanaman, karena tujuan akhirnya adalah hasil panen yang maksimal,” tandasnya.(red).

Penulis : Admin

Editor : Rizky

Sumber Berita : Dinas Pertanian Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana
Disparbud Catat Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Garut Selatan Jadi Destinasi Terfavorit
Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat
TP PKK Garut Perkuat Implementasi Gelari Pelangi Lewat Sosialisasi Juknis Rakernas X
Bupati Garut Terbitkan Surat Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN, WFH Berlaku Setiap Jumat
Bupati Garut Resmi Tutup Latsar CPNS 2026, Tegaskan ASN Harus Melayani Bukan Dilayani
Hadiri Dies Natalis GMNI ke-72, Bupati Garut Dorong Mahasiswa Ambil Peran Bangun Ekonomi Daerah
Haul dan Halalbihalal Yayasan Bani Syech Nuryayi, Bupati Garut Dorong Sinergi Bangun Daerah
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 16:08 WIB

Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana

Senin, 6 April 2026 - 13:43 WIB

Disparbud Catat Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Garut Selatan Jadi Destinasi Terfavorit

Senin, 6 April 2026 - 13:25 WIB

Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 12:43 WIB

TP PKK Garut Perkuat Implementasi Gelari Pelangi Lewat Sosialisasi Juknis Rakernas X

Sabtu, 4 April 2026 - 19:48 WIB

Bupati Garut Resmi Tutup Latsar CPNS 2026, Tegaskan ASN Harus Melayani Bukan Dilayani

Berita Terbaru