Bupati Syakur Dorong Penyaluran Pupuk Subsidi yang Lebih Akurat untuk Jaga Ketahanan Pertanian Garut

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut menghadiri Pertemuan Pembahasan Subsidi Pupuk Merata, Penyediaan Subsidi Pupuk, serta Kemudahan Pupuk di Ruang Serbaguna SMKN 12 Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (14/11/2025).

Bupati Syakur Dorong Penyaluran Pupuk Subsidi yang Lebih Akurat untuk Jaga Ketahanan Pertanian Garut

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pupuk bersubsidi tersalurkan dengan adil dan tepat sasaran kepada para petani. Komitmen tersebut ia sampaikan dalam Pertemuan Pembahasan Subsidi Pupuk Merata, Penyediaan Subsidi Pupuk, dan Kemudahan Pupuk yang berlangsung di Ruang Serbaguna SMKN 12 Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Jumat (14/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syakur menyoroti besarnya perhatian pemerintah pusat yang mengalokasikan dana subsidi pupuk hingga Rp44,6 triliun untuk mendukung 10 komoditas utama. Ia menjelaskan bahwa perbedaan harga antara pupuk subsidi dan pupuk nonsubsidi menunjukkan besarnya manfaat yang diterima petani.

“Pupuk yang diberikan untuk 10 komoditas itu jumlahnya besar. Pemerintah pusat menyediakan pupuk dengan nilai mencapai 44,6 triliun rupiah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tingginya harga pupuk industri dapat mengakibatkan meningkatnya biaya produksi sehingga menekan keuntungan petani. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat mengurangi minat masyarakat untuk terus bekerja di sektor pertanian.

Baca Juga :  Bupati Garut Apresiasi Kehadiran Mandala Arena, Olahraga Dinilai Mampu Tingkatkan Daya Saing Daerah

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, memaparkan adanya kebijakan baru yang membawa angin segar bagi petani, yaitu penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2025 yang merupakan turunan dari Perpres Nomor 6 Tahun 2025.

Ia menjelaskan bahwa jenis pupuk bersubsidi kini difokuskan pada enam jenis: Urea, NPK Ponska, NPK Formulasi Khusus, SP36, ZA, dan Organik. Untuk Kabupaten Garut, sejauh ini alokasi yang diterima adalah pupuk Urea dan NPK.

Adapun komoditas yang berhak menerima pupuk bersubsidi dibatasi pada sepuluh komoditas utama, yakni padi, jagung, kedelai, ubi kayu, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, kopi, tembakau, dan kakao.

Baca Juga :  Pentingnya Perlindungan Konsumen Disosialisasikan oleh BPSK Garut

Haeruman turut menyampaikan keputusan Menteri Pertanian RI pada 22 Oktober 2025 yang menetapkan penurunan HET pupuk bersubsidi, antara lain:

Urea: dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per karung (50 kg)

NPK: dari Rp115.000 menjadi Rp92.000 per karung (50 kg)

NPK Formulasi Khusus: dari Rp165.000 menjadi Rp132.000 per karung (50 kg)

Organik: dari Rp32.000 menjadi Rp26.600 per karung (40 kg)

Terkait capaian penyaluran, hingga Oktober 2025 pupuk Urea telah terserap sebanyak 29.748 ton atau 52,28% dari target 56.906 ton, sementara pupuk NPK mencapai penyerapan 40.985 ton atau 80% dari target 51.000 ton.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 13 perusahaan Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan 269 kios Penerima Pada Titik Serah (PPTS) yang menjadi garda terdepan dalam pendistribusian pupuk di Kabupaten Garut.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Jalur Mudik Garut, Menhub dan Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Kusir Delman dan Penarik Becak
Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga
Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik
Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Pembinaan BUMD di Garut, Bupati Dorong Keseimbangan Pelayanan Publik dan Kinerja Keuangan
RKPM Perumda Tirta Intan, Bupati Garut Soroti Pentingnya Kepatuhan Aturan dan Transparansi Pengelolaan THR
Bupati Garut Minta Program MBG Libatkan Produk Lokal dan Perkuat Dampak Ekonomi Daerah
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:35 WIB

Tinjau Jalur Mudik Garut, Menhub dan Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Kusir Delman dan Penarik Becak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:39 WIB

Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru