Bupati Syakur Ajak MUI Optimalkan Agenda Keagamaan untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Tahun 2025 di Grand Ballroom Hotel Santika Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Selasa (18/11/2025).

Bupati Syakur Ajak MUI Optimalkan Agenda Keagamaan untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Selasa (18/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan bahwa Musda merupakan forum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan program, menyusun rencana kerja, hingga memilih pemimpin baru. Namun lebih dari itu, ia mendorong agar kegiatan keagamaan dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Program Pamsimas di Desa Sukabakti Berjalan Sangat Baik, Wujud Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

“Kita ingin mengoptimalkan event-event keagamaan sebagai penggerak ekonomi. Setelah pelayanan publik dan olahraga, sektor keagamaan juga punya daya tarik besar,” ujar Bupati Syakur.

Ia mencontohkan potensi ekonomi dari pengajian rutin yang mampu menghadirkan ribuan jamaah. Menurutnya, momentum tersebut harus mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas, terutama bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

“Saya sedang mencari pola yang bisa membuat kegiatan keagamaan memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan, termasuk dalam pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Garut periode sebelumnya, KH. Aceng Abdul Mujib, menjelaskan bahwa selama lima tahun terakhir MUI fokus pada pembinaan umat dalam isu keagamaan dan kebangsaan. Ia menyoroti masih adanya penyimpangan dan potensi radikalisme yang perlu terus diantisipasi.

Baca Juga :  Festival Kabarulem 2026 Jadi Upaya Pemkab Garut Rawat Budaya dan Gaya Hidup Sehat

“Alhamdulillah, lima tahun ini kita arahkan untuk memperkuat Islam wasathiyah agar tercipta suasana yang kondusif, toleran, dan jauh dari paham radikal maupun terorisme,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan baru dapat menjaga sinergi dengan berbagai Ormas Islam di Garut sehingga tercipta harmoni dan kerja sama dalam membangun umat.

Pada akhir Musda, K.H. Rd. Amin Muhyidin Maolani resmi terpilih sebagai Ketua MUI Kabupaten Garut Periode 2025–2030. (red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WIB

Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata

Berita Terbaru