Bencana Cuaca Ekstrem Landa Garut, Puluhan Rumah Rusak dan Longsor Tutup Jalan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan rumah mengalami kerusakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Garut akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan deras yang melanda pada Kamis (13/3/2025) sore. Longsor di Kecamatan Limbangan menghambat akses jalan nasional. (Foto: Dok. BPBD Kabupaten Garut)

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Garut pada Kamis (13/3/2025) sore, menyebabkan kerusakan puluhan rumah dan longsor yang menutup akses jalan nasional di Kecamatan Limbangan.

Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Tarogong Kaler dan Tarogong Kidul

Di Kecamatan Tarogong Kaler, angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB mengakibatkan 14 rumah mengalami kerusakan di dua perumahan di Desa Rancabango, yaitu Perumahan Rancabango Permai (4 rumah) dan Perumahan Griya Mutiara Rancabango (10 rumah). Kerusakan utama terjadi pada bagian atap dan kanopi rumah warga.

Infografis update data kejadian bencana hingga Jumat (14/3/2025) pukul 08.00 WIB (Dok. BPBD Kabupaten Garut).

Di Kecamatan Tarogong Kidul, hujan deras dan angin kencang sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan pohon mahoni tumbang di Kampung Cireungit, Desa Mekargalih. Pohon tumbang menimpa tiga rumah, sementara satu rumah lainnya rusak akibat sambaran petir yang mengenai jaringan listrik.

Baca Juga :  Polres Garut dan Puskesmas Cikelet Adakan Klinik Apung untuk Warga Pesisir

Sementara itu, di Kelurahan Sukagalih, Kampung Sukmanah RT 01 RW 01, angin kencang yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB merusak atap rumah milik Ade Wahyu serta menyebabkan kerusakan ringan pada tembok rumah Andri.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulloh, menyampaikan bahwa tim Unit Reaksi Cepat telah diterjunkan untuk melakukan assessment dan penanganan di lokasi terdampak.

Longsor di Limbangan Lumpuhkan Akses Jalan Nasional

Intensitas hujan yang tinggi sejak sore hari memicu longsor di Kampung Cijolang, Desa Cijolang, Kecamatan Balubur Limbangan. Material longsor menutup akses jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Limbangan dengan Kecamatan Malangbong, mengakibatkan kemacetan serta terganggunya mobilitas warga.

Menurut BPBD Kabupaten Garut, dampak dari longsor ini meliputi :

  • Tertutupnya akses jalan nasional, menyebabkan arus kendaraan terganggu.
  • Mobilitas warga terhambat karena jalan utama tertimbun material longsor.
  • Potensi longsor susulan masih tinggi akibat kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang terus berlanjut.

Tim gabungan dari BPBD, Satlantas Polres Garut, Koramil Limbangan, Polsek Limbangan, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait telah diterjunkan untuk membersihkan material longsor. Alat berat serta peralatan manual digunakan guna mempercepat proses pembersihan agar akses jalan bisa kembali normal.

Baca Juga :  Rapat Pleno KPU Garut Rampung, Paslon 02 dan Paslon 04 Dominasi Suara di Pilkada 2024

Hingga saat ini, pembersihan masih berlangsung dan lalu lintas dialihkan sementara. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan berhati-hati saat melintas di area terdampak.

Meskipun bencana ini menyebabkan kerugian materiil, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. BPBD Kabupaten Garut terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

Update Data Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Jumat (14/3/2025) Pagi

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Garut, bencana cuaca ekstrem yang terjadi pada 13 Maret 2025 mengakibatkan:

Total Kejadian: 8 kejadian bencana, terdiri dari 2 tanah longsor, 4 angin kencang, dan 2 banjir.

Dampak terhadap Warga: 75 jiwa terdampak akibat angin kencang dan tanah longsor.

Kerusakan Rumah: 25 rumah terdampak angin kencang, terutama di Kecamatan Samarang dan beberapa titik di Kecamatan Balubur Limbangan.

Kerusakan Infrastruktur :

1 fasilitas ibadah terdampak.

3 TPT (Tembok Penahan Tanah) rusak.

2 titik lokasi tertimbun material longsor, yakni di Jalan Nasional Raya Balubur Limbangan – Kabupaten Garut serta Jalan Kabupaten di Kampung Jeungjing, Desa Pelitaasih, Kecamatan Selaawi.

BPBD Kabupaten Garut terus melakukan upaya penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak. Saat ini, alat berat dalam perjalanan untuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan yang tertutup. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi. (Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara HUT RI ke-81, Bupati Garut Paparkan Kemajuan Ekonomi dan Tantangan Pembangunan
Remisi HUT ke-81 RI, 503 Narapidana Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Pidana
Pemkab Garut Pastikan Jalan Banjarwangi Segera Ditangani, Anggaran IJD Capai Rp42 Miliar
Paskibraka Garut 2026 Resmi Dikukuhkan, Bupati Tekankan Nilai Kehormatan dan Loyalitas
Muslimat NU Garut Diminta Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Perempuan
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Garut Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan dan Kemajuan Bangsa
Mila Meliana Hadiri Apel Kebangsaan, Dorong Sinergi Jaga Garut Tetap Aman dan Kondusif
Apel Kebangsaan di Garut Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Jaga Kondusivitas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Upacara HUT RI ke-81, Bupati Garut Paparkan Kemajuan Ekonomi dan Tantangan Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Remisi HUT ke-81 RI, 503 Narapidana Lapas Garut Dapat Pengurangan Masa Pidana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Garut Pastikan Jalan Banjarwangi Segera Ditangani, Anggaran IJD Capai Rp42 Miliar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Paskibraka Garut 2026 Resmi Dikukuhkan, Bupati Tekankan Nilai Kehormatan dan Loyalitas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Muslimat NU Garut Diminta Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Perempuan

Berita Terbaru