48 Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Pasirkaliki, Garut

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Hasil Asesmen Pergerakan Tanah di Kampung Pasirkaliki Desa Sukamulya, yang dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (25/04/2024).

Pelaksanaan Rapat Hasil Asesmen Pergerakan Tanah di Kampung Pasirkaliki Desa Sukamulya, yang dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (25/04/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dampak pergerakan tanah di Kampung Pasirkaliki, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, semakin berkembang signifikan.

 

 

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, jumlah rumah terdampak dan terancam kini bertambah dari 47 unit menjadi 48 unit.

 

Dalam rapat hasil asesmen pergerakan tanah yang digelar di Kantor BPBD Kabupaten Garut, Aah mengungkapkan bahwa validasi data dan estimasi kerugian masih perlu diperbaiki untuk mengatasi kekurangan dalam informasi mengenai dampak yang ditimbulkan oleh pergerakan tanah tersebut.

Baca Juga :  Polsek Banyuresmi Gelar Operasi Penindakan Knalpot Bising Tanggapi Keluhan Warga

 

 

Meskipun beberapa perangkat daerah telah melakukan pengamatan langsung di lapangan, perangkat daerah setuju untuk menyatakan pergerakan tanah ini sebagai bencana alam.

 

Langkah selanjutnya adalah mengusulkan kepada Pejabat Pelaksana Harian (Pj) Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai kepala badan, untuk secara resmi menyatakan bahwa kejadian di lokasi tersebut memenuhi kriteria sebagai bencana alam.

 

Di samping itu, evakuasi mandiri telah dilakukan oleh masyarakat setempat, yang juga telah meninggalkan rumah dan peralatan rumah tangga mereka.

Baca Juga :  Putri Karlina Dorong Sinergi PJBI dan Petani Lokal untuk Majukan Kuliner Garut

 

 

Aah menekankan pentingnya keselamatan dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan di tengah situasi ini.

 

Rapat hasil asesmen pergerakan tanah diikuti oleh berbagai unsur perangkat daerah, termasuk Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial Kabupaten Garut, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta tiga camat yang hadir secara virtual .(DK)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara
Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi

Rabu, 30 September 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 30 September 2026 - 08:45 WIB

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden

Berita Terbaru