Wabup Putri Karlina Dorong Penguatan Gerakan Hijau dan Kesadaran Lingkungan di RTH Kehati Copong

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Diskusi Lingkungan dan kegiatan penanaman di RTH Kehati Copong, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/11/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan saat menghadiri Diskusi Lingkungan dan kegiatan penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kehati Copong, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/11/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri berbagai unsur pemerintah dan komunitas peduli lingkungan tersebut, Putri menegaskan bahwa isu lingkungan kini tak lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang menuntut aksi nyata.

“Kita sedang menghadapi situasi di mana jumlah pohon berkurang, kepedulian masyarakat menurun, dan kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan makin terasa. Penanaman pohon bukan hanya kegiatan seremonial, tapi kebutuhan kita untuk bertahan,” tegas Putri.

Ia menekankan bahwa komitmen menjaga alam harus berangkat dari diri sendiri. Pemerintah, menurutnya, siap mendukung—termasuk melalui penyediaan bibit dari Dinas Lingkungan Hidup—namun perubahan perilaku masyarakat tetap menjadi kunci utama.

Baca Juga :  Update KLB Keracunan Makanan di Kadungora: Total 303 Pasien, 293 Sudah Pulih

 

“Saya ingin memastikan bahwa sebelum berbicara sebagai pemerintah, saya terlebih dahulu harus berkomitmen sebagai warga negara. Kita harus memberi contoh dengan tindakan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Putri mengutip filosofi sederhana namun kuat: “Kita jaga alam, alam jaga kita.” Ia mengingatkan bahwa jika manusia merasa “dizalimi” alam, itu menjadi isyarat bahwa lingkungan belum dijaga dengan sungguh-sungguh.

Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, yang turut hadir, menyoroti pentingnya peran legislatif dalam agenda konservasi. Ia menilai Garut memiliki kekayaan alam yang luas, sehingga pemulihan kawasan gundul harus menjadi prioritas bersama.

“Selain menjaga yang masih ada, tugas kita adalah memulihkan daerah-daerah yang mengalami kerusakan. Salah satu fokus kami adalah mendorong lahirnya Perda Perlindungan Mata Air,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan kembali pepatah Sunda: “Leuweungna hejo, masyarakatna ngejo,” yang menggambarkan keterkaitan erat antara kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama Perumda Tirta Intan Garut, Dadan Hidayatulloh, dalam kesempatan tersebut memaparkan komitmen PDAM dalam menjaga hulu sumber air. Ia mendorong masyarakat untuk mulai beralih dari penggunaan sumur dalam menuju pemanfaatan air permukaan.

Baca Juga :  Garut Siap Jadi Lokasi Percontohan Nasional Program ICARE, Bupati Tegaskan Dukungan Penuh untuk Integrasi Kentang dan Domba

“Penanaman pohon adalah bagian dari program reboisasi PDAM untuk menjaga keberlangsungan mata air, termasuk yang kami jalankan bersama komunitas Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS),” terangnya.

Ia berharap kejadian banjir besar yang pernah melanda Garut pada 2016 tidak terulang kembali dan menegaskan bahwa penanaman pohon hari ini harus menjadi pijakan untuk menjaga sumber air di masa depan.

Wabup Putri Karlina Dorong Penguatan Gerakan Hijau dan Kesadaran Lingkungan di RTH Kehati Copong

Ketua LIBAS Garut, Tedy Sutardi, turut memaparkan berbagai program lingkungan yang telah dilakukan pihaknya, mulai dari santunan anak yatim hingga penanaman di Sub DAS Cimanuk. Tahun ini pihaknya juga membagikan 50 bibit pohon gratis per RW sebagai langkah nyata memperbanyak tutupan hijau.

“RW cukup mengajukan permohonan ke RTH Kehati atau DLH. Kami mendapat dukungan kuat dari PDAM dan berkomitmen merawat sumber mata air selama satu tahun,” ujarnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sagarut Disiapkan Jadi Super App, Pemkab Garut Perkuat Transparansi dan Layanan Publik
Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Dinsos sebagai Garda Terdepan Pelayanan Sosial
Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat
Rakor May Day 2026, Bupati Garut Tekankan Dialog Terbuka dan Pengamanan Humanis
Pelantikan Kades PAW di Garut, Bupati Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Desa
Momentum Hari Otda ke-30, Bupati Garut Tekankan Penguatan PAD dan Kompetensi ASN
Ketua DPRD Garut bersama Anggota DPRD Jabar menghadiri Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 Tuai Apresiasi, Dorong Pelestarian Seni dan Penguatan Ekonomi Lokal
Rotasi Jabatan di Pemkab Garut, Bupati Dorong Profesionalisme dan Transformasi Layanan Publik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Sagarut Disiapkan Jadi Super App, Pemkab Garut Perkuat Transparansi dan Layanan Publik

Kamis, 30 April 2026 - 17:40 WIB

Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Dinsos sebagai Garda Terdepan Pelayanan Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 15:57 WIB

Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Rakor May Day 2026, Bupati Garut Tekankan Dialog Terbuka dan Pengamanan Humanis

Senin, 27 April 2026 - 15:55 WIB

Momentum Hari Otda ke-30, Bupati Garut Tekankan Penguatan PAD dan Kompetensi ASN

Berita Terbaru

Pemerintahan

Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:57 WIB