Tragedi di Perut Bumi Dukuh: Longsor Galian Pasir Renggut Nyawa, Truk dan Pekerja Tertimbun

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Galian Pasir PLP di Desa Dukuh,
Longsor akibat hujan deras menelan satu nyawa dan mengubur truk pengangkut pasir. Diduga masih ada korban tertimbun.
Peristiwa ini jadi alarm keras pentingnya keselamatan kerja di tambang rakyat. Senin (26/5/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Duka menyelimuti Desa Dukuh, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, setelah tanah longsor melanda area galian pasir PLP, Senin (26/5/2025). Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut memicu longsor besar yang mengubur satu unit truk pengangkut pasir dan diduga menelan seorang pekerja penggali pasir.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Melanda Garut, Pemda dan BPBD Lakukan Tindakan Cepat untuk Pemulihan Akses Jalan

Satu korban jiwa telah ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban diketahui berasal dari Kampung Babakan Dukuh Cijambe. Sementara itu, pencarian korban lain masih berlangsung, karena dikhawatirkan ada lebih banyak pekerja yang tertimbun di bawah tumpukan tanah dan pasir.

Menurut warga yang menyaksikan kejadian, insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Aktivitas penggalian pasir masih berlangsung ketika tebing galian yang labil tiba-tiba runtuh. Hujan yang mengguyur sejak malam membuat tanah tak mampu lagi menopang beban.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana, Kapolres Garut Pimpin Apel Siaga Hidrometeorologi dan Gempa Bumi 2025

Musibah ini menyuarakan kembali urgensi pengawasan dan keselamatan kerja di lokasi tambang rakyat. Minimnya sistem peringatan dini serta pengamanan membuat risiko pekerjaan ini kian tinggi, terlebih di musim penghujan.

Aparat kepolisian dan masyarakat masih berjibaku di lokasi. Pemerintah mengimbau agar seluruh aktivitas galian pasir di sekitar area ditangguhkan sementara waktu demi menghindari jatuhnya korban tambahan.(Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pasirwangi, Aparat dan Relawan Bergerak Cepat Tangani Dampak
Longsor di Sukaresmi Tutup Jalur Cintadamai–Sukajaya, Aparat dan Warga Sigap Lakukan Evakuasi
Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler
Mitigasi Longsor, RENTAN dan SSC Garut Lakukan Penanaman 5.000 Pohon di Sukaresmi
Hijaukan Kawasan Wisata, Polres Garut Tanam 500 Pohon Alpukat di Batu Lempar
Sinergi Polri, TNI, dan Warga Bersihkan Jalur Pendakian Papandayan Pasc longsor
Hijaukan Lahan Pascatambang, PT Kordon Tampomas Putra Tanam 1.000 Pohon di Banyuresmi
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:04 WIB

Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:47 WIB

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pasirwangi, Aparat dan Relawan Bergerak Cepat Tangani Dampak

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:17 WIB

Longsor di Sukaresmi Tutup Jalur Cintadamai–Sukajaya, Aparat dan Warga Sigap Lakukan Evakuasi

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:55 WIB

Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:41 WIB

Mitigasi Longsor, RENTAN dan SSC Garut Lakukan Penanaman 5.000 Pohon di Sukaresmi

Berita Terbaru