Tragedi di Bendungan Waduk Jatigede: Nelayan Menemukan Mayat Anak 5 Tahun

- Jurnalis

Sabtu, 20 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban hanyut di Waduk Jatigede, Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (20/04/2024). (Foto : Dok. Pemerintah Kec. Pasirwangi)

Proses evakuasi korban hanyut di Waduk Jatigede, Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (20/04/2024). (Foto : Dok. Pemerintah Kec. Pasirwangi)

GARUT BERKABAR, Sumedang, Wado – Sebuah tragedi memilukan mengguncang daerah ini ketika seorang anak berusia lima tahun, dikenal dengan inisial R, ditemukan meninggal dunia di Perairan Bendungan Waduk Jatigede. Kejadian tragis ini terjadi di Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang pada hari Sabtu (20/04/2024).

 

 

Barnas Adjidin, Penjabat (Pj) Bupati Garut, memberikan konfirmasi atas temuan tragis ini saat kunjungannya ke Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

 

Dalam ungkapannya, dia menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang mengguncang tersebut sambil bersyukur atas penemuan korban.”Dalam kesedihan kami, kami juga bersyukur atas penemuan mayat tersebut. Semoga rohnya diterima di sisi Tuhan, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ungkap Barnas.

Baca Juga :  Media Gathering Ngabuburit: Bawaslu Garut Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024

 

 

Dia mengingatkan agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak yang rentan.

 

Barnas juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan dan nelayan yang berusaha keras dalam pencarian korban.”Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada para pencari dan berharap agar anak ini segera dapat disemayamkan dengan layak di rumahnya,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Garut Evaluasi Kinerja Pemkab Garut melalui Pandangan Umum Fraksi terhadap LPP APBD 2023

 

 

Menurut laporan dari Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, mayat korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh seorang nelayan yang sedang mencari barang rongsokan di perairan bendungan.

 

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses lebih lanjut.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasirwangi, serta keluarga korban, telah mengambil tindakan untuk menjemput jenazah korban menggunakan ambulans dari BPBD dan yayasan setempat.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tutup Liga Voli Antar-Desa, Bupati Garut Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Warga
HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi
Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses
Masuk Agenda KEN 2026, Nyanet Festival Perkuat Posisi Garut sebagai Destinasi Wisata Budaya
Bupati Garut: Festival Layang-Layang Internasional Perkuat Pariwisata dan Jalin Persahabatan Antarnegara
Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni
Bupati Garut Dorong Percepatan Klinik Rotinsulu Naik Status Menjadi Rumah Sakit
Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Tutup Liga Voli Antar-Desa, Bupati Garut Tekankan Sportivitas dan Kekompakan Warga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:42 WIB

HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02 WIB

Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:45 WIB

Masuk Agenda KEN 2026, Nyanet Festival Perkuat Posisi Garut sebagai Destinasi Wisata Budaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:52 WIB

Bupati Garut: Festival Layang-Layang Internasional Perkuat Pariwisata dan Jalin Persahabatan Antarnegara

Berita Terbaru