TPT Drainase Ambruk Diterjang Hujan Deras, Tiga Rumah dan Kolam Warga di Pasirwangi Rusak

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Garut bersama aparat Kecamatan Pasirwangi dan relawan meninjau lokasi ambruknya TPT drainase di Kampung Inpres RT 01 RW 11, Desa Sarimukti, Sabtu (6/4/2025). Longsoran akibat curah hujan tinggi ini menyebabkan kerusakan pada tiga rumah dan satu kolam warga. (Foto: Dok. Pemerintah Kec. Pasirwangi, Kabupaten Garut)

GARUT BERKABAR, Pasirwangi – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Sabtu (5/4/2025), memicu ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) drainase di Desa Sarimukti. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah warga dan satu kolam ikan.

Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Inpres RT 01 RW 11. Derasnya curah hujan sejak siang hingga sore hari menyebabkan saluran drainase tak mampu menampung debit air, sehingga TPT sepanjang 4 meter dengan tinggi 3 meter dan lebar 0,5 meter longsor dan terbawa arus.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Garut Membahas Peran Penting Pajak dan Retribusi Daerah dalam FGD Ngorejat

Tiga rumah terdampak longsoran, dengan kerusakan pada sejumlah perlengkapan rumah tangga. Adapun pemilik rumah yang terdampak antara lain:

Iwan (40), buruh dengan lima tanggungan

H. Acin (65), petani dengan dua tanggungan

Firman (45), petani dengan dua tanggungan

Satu kolam milik warga setempat juga terendam material longsor.

Camat Pasirwangi, Bambang Rudijanto, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, total kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta. “Kami telah melakukan penanganan awal bersama tim gabungan, termasuk pembersihan material longsor dan koordinasi untuk bantuan logistik melalui KSB Desa Sarimukti,” ujarnya.

Baca Juga :  Fokus Bupati Garut: Perangi Kemiskinan dan Jaga Ketahanan Pangan

Tim dari BPBD Garut, Satpol PP, pemerintah desa, dan relawan masih terus melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Warga terdampak saat ini masih menempati rumah mereka masing-masing.

Sebagai langkah antisipatif, pembangunan ulang TPT atau pemasangan beronjong disebut menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : (Foto: Dok. Pemerintah Kec. Pasirwangi, Kabupaten Garut)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Api Mengamuk di Pasar Andir Garut, 26 Kios Terdampak
Operasi Pekat di Cilawu, Polisi Sita 9 Botol Minuman Beralkohol
Alarm Berbunyi Dini Hari, Aksi Curanmor di Cibatu Berujung Penangkapan
Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Truk Engkel Oleng Saat Hujan di Ibrahim Adjie, Polisi Turun Tangan Evakuasi
Razia Miras di Tarogong Kaler, Polisi Amankan 30 Botol dan Seorang Penjual
Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Api Mengamuk di Pasar Andir Garut, 26 Kios Terdampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Operasi Pekat di Cilawu, Polisi Sita 9 Botol Minuman Beralkohol

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Alarm Berbunyi Dini Hari, Aksi Curanmor di Cibatu Berujung Penangkapan

Rabu, 30 September 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 30 September 2026 - 08:45 WIB

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden

Berita Terbaru