Seni Tradisional sebagai Media Edukasi : Kemkomdigi RI Kampanyekan Bahaya Judi Online Lewat Wayang Golek

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskominfo Garut memberikan sambutan pada Pergelaran Wayang Golek sebagai bagian dari kampanye sosialisasi bahaya judi online di Alun-Alun Cibatu, Garut, Jumat malam (22/11/2024).

GARUT BERKABAR, Cibatu – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia menggelar pergelaran Wayang Golek di Lapangan Alun-Alun Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat malam (22/11/2024). Acara ini menjadi bagian dari kampanye edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya judi online yang kian marak di masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, judi online merupakan “penyakit sosial” yang membutuhkan kerja sama kolektif untuk diberantas.

“Judi online kini bisa dilakukan di mana saja melalui perangkat pribadi. Oleh karena itu, dibutuhkan peran serta semua pihak, termasuk orang tua, guru, dan tokoh masyarakat, untuk memberikan pemahaman akan bahayanya,” ujar Margiyanto.

Baca Juga :  Digiplus Perluas Jangkauan Ke Garut, Hadirkan Beragam Gadget Canggih di Citimall

Ia menambahkan bahwa upaya Kemkomdigi untuk memblokir situs-situs judi online sudah masif. Namun, situs-situs tersebut tetap muncul kembali karena masih ada pengguna yang tergoda. Margiyanto mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba-coba mengaksesnya.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam memberantas situs judi online, dan kami minta masyarakat juga berperan dengan tidak menggunakan layanan tersebut,” tegasnya.

Wayang Golek sebagai Media Sosialisasi

Filmon Leonard Warouw, Fungsional Penerjemah Ahli Madya Kemkomdigi RI, menjelaskan bahwa pergelaran Wayang Golek ini adalah pendekatan kreatif untuk menyampaikan pesan edukatif melalui seni budaya.

“Wayang Golek adalah media yang akrab di masyarakat, sehingga pesan bahaya judi online dapat disampaikan secara lebih efektif sambil melestarikan budaya bangsa,” ujar Filmon.

Filmon menyoroti dampak negatif judi online, termasuk kecanduan, menurunnya produktivitas, hingga konflik sosial seperti perceraian dan tindakan kriminal. Ia juga mengingatkan bahwa judi online dapat menyebabkan kerugian ekonomi baik pada individu maupun negara.

Baca Juga :  HMI Komisariat IAI Persis Garut Adakan Pelatihan Kader Tingkat Dasar

“Judi online tidak hanya berdampak buruk pada pelaku, tetapi juga merugikan ekonomi keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.

Kemkomdigi juga mengedepankan literasi digital melalui berbagai media, termasuk media tradisional seperti Wayang Golek, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Filmon mengajak masyarakat melaporkan konten judi online melalui platform aduankonten.id.

“Kami ingin masyarakat bersama-sama memberantas judi online. Laporkan kontennya agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Pertunjukan Edukatif

Pagelaran ini menampilkan dalang Yogaswara Sunandar Sunarya dari Giriharja 3 Bandung, dengan dialog interaktif yang melibatkan Filmon dan Margiyanto.

Dialog ini menyisipkan pesan-pesan tentang langkah pemerintah dalam memberantas judi online serta ajakan kepada masyarakat untuk lebih sadar akan bahaya judi online.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan warga yang antusias menyaksikan perpaduan seni dan edukasi. Wayang Golek diharapkan dapat menjadi jembatan efektif dalam menyampaikan pesan moral dan sosial kepada masyarakat.(Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Truk Engkel Oleng Saat Hujan di Ibrahim Adjie, Polisi Turun Tangan Evakuasi
Razia Miras di Tarogong Kaler, Polisi Amankan 30 Botol dan Seorang Penjual
Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas
Diduga Kuasai Senjata Tajam, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi di Leles
LIBAS Soroti Keluhan Warga soal Meter Listrik dan Biaya Pelayanan PLN Garut
Pisah Sambut Kapolsek Cikajang, Patri Arsono Lanjutkan Tugas ke Wanaraja
Api Melalap Rumah Panggung di Padahurip, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 08:45 WIB

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden

Minggu, 27 September 2026 - 11:02 WIB

Truk Engkel Oleng Saat Hujan di Ibrahim Adjie, Polisi Turun Tangan Evakuasi

Minggu, 27 September 2026 - 09:13 WIB

Razia Miras di Tarogong Kaler, Polisi Amankan 30 Botol dan Seorang Penjual

Jumat, 25 September 2026 - 13:18 WIB

Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas

Jumat, 25 September 2026 - 13:09 WIB

Diduga Kuasai Senjata Tajam, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi di Leles

Berita Terbaru