Reses DPRD Garut Jadi Momentum Pemulihan Pascabanjir dan Layanan Publik Terpadu

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Reses DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang III Tahun 2025 di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (2/7/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Anggota DPRD Kabupaten Garut menggelar kegiatan pelayanan publik terpadu dan penyerapan aspirasi warga dalam momen Reses Masa Sidang III Tahun 2025 Daerah Pemilihan I, Rabu (2/7/2025), di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul — salah satu wilayah terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.

Plt. Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi, menyebutkan bahwa kegiatan reses kali ini difokuskan pada pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti administrasi kependudukan dan distribusi bantuan bagi korban banjir.

Baca Juga :  Sekda Garut Tinjau Infrastruktur dan Persiapan Pilkada 2024 di Wilayah Selatan

“Hari ini ada pelayanan dokumen, semoga bermanfaat bagi warga yang mengusulkan dan memproses dokumen kependudukannya. Kami menyerahkan dokumen ini atas nama pimpinan daerah, agar digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Dedy.

Anggota DPRD Garut, Puja Yudha Turnawan, mengungkapkan alasan pemilihan lokasi reses di Desa Haurpanggung karena banyak warga yang terdampak bencana hidrometeorologi pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut serta dalam kegiatan ini. BPBD Garut menyerahkan enam unit alat penyedot air kepada RW yang paling parah tergenang. Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan pangan kepada 335 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam banjir.

Baca Juga :  Optimalkan Penanganan Sampah: DLH Garut Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Jam Buang Sampah

Antusiasme warga tampak dalam layanan Adminduk oleh Disdukcapil, seperti pembuatan ulang KTP, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga. Tak kalah penting, Dinas Kesehatan Garut juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.

Yudha menambahkan, kegiatan reses ini bukan hanya soal pelayanan, tetapi juga menjadi ajang penting untuk mendengar langsung keluhan warga, terutama terkait kerusakan infrastruktur dan kebutuhan air bersih.

Aspirasi yang terkumpul telah disampaikan kepada Sekda Garut, bahkan langsung melalui sambungan telepon saat kegiatan berlangsung. Yudha berharap ada realisasi melalui pergeseran anggaran di APBD Perubahan mendatang. (red).

Penulis : Admin

Editor : Rizky

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang Pemuda 2027 Digelar, Bupati Garut Tekankan Pentingnya IPP dan Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah
RS Paru dr. H. A. Rotinsulu Rayakan HUT ke-91 dengan Khitanan Massal, Bupati Garut Dorong Transformasi Layanan Kesehatan
Refleksi HJG ke-213, Bupati Garut Kenang dan Doakan Jasa Para Pendahulu
Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler
Menapak Jejak Leluhur, Bupati Garut Pimpin Prosesi Adat dan Ziarah dalam HJG ke-213
Bupati Syakur Dorong Penguatan Akuntabilitas Desa Saat Kunker di Samarang
Raih Predikat WBK, Puskesmas Cilawu Jadi Percontohan Zona Integritas di Garut
Perkuat Strategi Komunikasi Publik, Diskominfo Garut Luncurkan Program GGPR 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:41 WIB

Musrenbang Pemuda 2027 Digelar, Bupati Garut Tekankan Pentingnya IPP dan Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Refleksi HJG ke-213, Bupati Garut Kenang dan Doakan Jasa Para Pendahulu

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:55 WIB

Aksi Bersih Serentak HJG ke-213, Bupati Garut Gaungkan Gerakan Ngariksa Hate di Tarogong Kaler

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:13 WIB

Menapak Jejak Leluhur, Bupati Garut Pimpin Prosesi Adat dan Ziarah dalam HJG ke-213

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:26 WIB

Bupati Syakur Dorong Penguatan Akuntabilitas Desa Saat Kunker di Samarang

Berita Terbaru