Relokasi Humanis PKL Simpang Lima: Pemkab Garut Siapkan Lokasi Baru, Pedagang Diberi Waktu Adaptasi

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi bersama PKL dalam rangka penataan kawasan Simpang Lima, Tarogong Kidul, Selasa (10/6/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya penataan kawasan Simpang Lima di Kecamatan Tarogong Kidul terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Melalui Tim Pemberdayaan Penataan Pedagang Kaki Lima (TP2PKL), Pemkab menggelar diskusi lanjutan bersama para pedagang, Selasa (10/6/2025), guna membahas rencana relokasi yang lebih terstruktur dan berpihak pada kepentingan bersama.

Plt. Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi, menegaskan bahwa relokasi ini dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dialogis. Rencananya, para pedagang akan dipindahkan ke Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan jam operasional pukul 16.30 hingga 24.00 WIB.

Baca Juga :  Kolaborasi BBPMP Jabar dan Diskominfo Garut Perkuat Penyebaran Informasi Pendidikan

“Penataan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Garut, serta Surat Edaran Sekretaris Daerah. Lokasi baru ini kami yakini akan lebih tertata dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Dedy.

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa relokasi ini tak sekadar memindahkan tempat, tetapi juga menjadi bagian dari program jangka panjang dalam menata ruang publik dan mendukung ekonomi kerakyatan.

“Mohon dukungan semua pihak, terutama para PKL. Ini bukan semata memindahkan, tapi bagian dari visi besar untuk Garut yang lebih baik,” tambahnya.

Dari hasil musyawarah, para pedagang menyampaikan permohonan untuk diberikan masa transisi selama satu bulan. Waktu ini akan dimanfaatkan untuk sosialisasi dan membangun komunikasi dengan konsumen terkait lokasi baru mereka.

Baca Juga :  Bantuan Rp100 Juta dari ASN Pemkab Garut dan Bank BJB Disalurkan untuk Korban Gempa

Ketua Paguyuban PKL Simpang Lima, Isep Andriana, menyatakan bahwa relokasi ini pada prinsipnya diterima dengan baik oleh para pedagang. Namun, ia berharap ada pengertian dan kelonggaran selama masa adaptasi.

“Kita minta waktu untuk beradaptasi, agar konsumen tidak kehilangan arah. Kita ingin relokasi ini tidak menurunkan pendapatan, tapi justru menjadi peluang baru,” ujar Isep.

Ia juga berharap lokasi baru ini bisa lebih ramai dan kondusif, seiring penataan kota yang terus berkembang.

“Harapannya tentu ekonomi tetap berjalan baik, lokasi baru tetap ramai. Dan mudah-mudahan, niat baik pemerintah ini bisa kita dukung bersama,” pungkasnya. (red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Berita Terbaru