Rancasalak Menuju Puncak Lomba Desa dengan Tiga Inovasi Unggulan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan sambutan dalam acara Klarifikasi Lapangan Lomdeskel tingkat Provinsi Jawa Barat di Aula Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Jum’at (21/6/2024).

GARUT BERKABAR, Kadungora – Desa Rancasalak di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, telah menorehkan prestasi gemilang melalui tiga inovasi utama yang membawa desa ini menjadi finalis dalam Lomba Desa Kelurahan (Lomdeskel) tingkat Jawa Barat tahun 2024.

Berbagai inovasi yang diterapkan telah memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warganya.

Kepala Desa Rancasalak, Budi Muhamad Raharja, mengungkapkan bahwa pengelolaan perhutanan sosial yang melibatkan 48 kepala keluarga petani kopi berhasil menghasilkan sekitar Rp70 juta per tahun per keluarga.

Keberhasilan ini didukung oleh program regenerasi petani melalui Sekolah Lapang yang juga diikuti oleh desa-desa lain di Kabupaten Garut.

“Tidak hanya mengolah kopi dari tanam hingga seduh, kami menjadikan seluruh proses sebagai ikon desa yang membawa kesejahteraan bagi petani,” ujar Budi di hadapan Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat, yang termasuk Penjabat (Pj.) Bupati Garut, Barnas Adjidin, pada Jum’at (21/6/2024).

Baca Juga :  Bupati Garut Dorong Lulusan Uniga Kuasai Integritas dan Teknologi di Era Digital

Selain kopi, Desa Rancasalak memiliki produk lokal unggulan berupa tas yang mempekerjakan 216 warga, dengan total pendapatan tahunan mencapai Rp2.97 miliar.

Desa ini juga memiliki Rumah Amal yang mendukung warga kurang mampu melalui berbagai program bantuan.

Ketiga inovasi ini menjadikan Desa Rancasalak sebagai salah satu dari tiga besar desa terbaik dalam Lomdeskel tingkat Jawa Barat tahun ini. Tim penilai yang berkunjung disambut oleh Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, dan Forkopimda Kabupaten Garut dengan iringan kesenian tradisional.

Pj. Bupati Barnas menyatakan bahwa Lomdeskel adalah ajang penting untuk menilai pembangunan desa dan berharap semangat gotong-royong Desa Rancasalak bisa menjadi inspirasi bagi desa lainnya.

Baca Juga :  Bupati Syakur Dorong Penguatan Akuntabilitas Desa Saat Kunker di Samarang

Kepala Bidang Bina Desa DPDM Provinsi Jawa Barat, Asep Nandang Rasadi, menambahkan bahwa hasil penilaian diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.

 

Ketua Tim Penilai Lomdeskel, Bayu Rakhmana, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan aspek administratif, kewilayahan pemerintahan, dan kemasyarakatan.

Selain Desa Rancasalak, dua desa lainnya yang masuk dalam tiga besar adalah Desa Cikawung di Kabupaten Indramayu dan Desa Sukatani di Kabupaten Purwakarta.

Dengan prestasi ini, Desa Rancasalak diharapkan dapat menjadi juara dan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan
82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB