Program KKN Gotong Royong Tingkatkan Pembangunan Desa Sukamukti

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Peliputan Program PTMGRMD di Kantor Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (2/12/2024).

GARUT BERKABAR, Banyuresmi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan penghargaan atas keberhasilan pelaksanaan Program Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD). Program yang digagas oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa Barat ini berlangsung di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, dengan melibatkan mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Garut Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Nia Gania Karyana, dalam acara peliputan program PTMGRMD di Kantor Desa Sukamukti pada Senin (2/12/2024). Dalam sambutannya, Gania mengapresiasi peran seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan program ini, termasuk kepala desa, mahasiswa, panitia, dan para akademisi. Ia juga menekankan bahwa program ini turut mendukung kelancaran Pilkada di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Dorong Prestasi dan Fasilitas Olahraga, Wagub Jabar Tinjau Kejuaraan Renang di Garut

“Atas nama pemerintah daerah dan Pak Pj Bupati, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Kades, mahasiswa, panitia, dan para guru besar yang telah mendorong terlaksananya kegiatan ini,” ujar Gania.

Ia menambahkan, partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan, seperti mengajar anak-anak TK dan SD, membina usaha kecil menengah (UKM), serta menangani masalah sosial, memberikan dampak positif tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat desa.

Ketua Panitia KKN PTMGRMD, Gugun Geusan Akbar, menjelaskan bahwa Kabupaten Garut dipilih sebagai lokasi program karena memiliki potensi besar untuk menjadi contoh bagi daerah lain. Sebanyak 105 mahasiswa tersebar di enam desa dari lima kecamatan untuk menjalankan program yang fokus pada zero stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, dan one village one product. Gugun berharap kolaborasi berbagai elemen dapat memastikan keberlanjutan program hingga Januari mendatang.

Baca Juga :  Garut Jadi Tuan Rumah Festival Musik Islami Jabar 2026, Bupati Ajak Lestarikan Budaya Sekaligus Bangkitkan Ekonomi Kreatif

“Program KKN gotong royong ini dirancang bukan hanya untuk mahasiswa atau perguruan tinggi, tetapi juga untuk memberikan dampak nyata yang lebih optimal bagi masyarakat,” ucap Gugun.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamukti, Dadan Hamdani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang sejalan dengan visi desa dalam memberdayakan masyarakat. Ia memuji para mahasiswa yang telah memberikan pelatihan pemasaran digital untuk mendukung pelaku UKM di desanya.

“Kami bangga dan berterima kasih kepada para mahasiswa. Ini menjadi kesempatan bagi kalian untuk mengabdi dan memotivasi masyarakat kami. Apa yang telah kalian pelajari di perguruan tinggi bisa diterapkan dan menjadi inspirasi bagi warga desa,” ujar Dadan.

Dadan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan untuk memaksimalkan potensi desa. “Dengan kolaborasi yang solid, saya yakin desa akan semakin maju dan berkembang,” tutupnya. (Akbar).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB