Perkawinan Anak di Garut Tinggi, Edukasi Masyarakat Diperlukan

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR – Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyoroti tingginya angka perkawinan anak di Kabupaten Garut yang berakibat pada peningkatan kasus perceraian. Menurutnya, anak-anak yang belum matang secara ekonomi, fisik, dan mental sering kali tidak siap menghadapi tantangan pernikahan, sehingga berujung pada perceraian.

Barnas mengemukakan hal tersebut dalam acara Pertemuan Multistakeholder dan Penguatan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang diadakan untuk mencegah perkawinan anak. Acara ini berlangsung di Aula Kantor DPPKBPPPA Garut pada Rabu, 10 Juli 2024.

“Anak harus stabil ekonominya, fisiknya, dan mentalnya sebelum menikah, karena banyak tantangan yang akan dihadapi setelah pernikahan,” ujar Barnas. Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk menurunkan angka perkawinan anak di Garut.

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, menambahkan bahwa perkawinan anak di Jawa Barat masih tinggi meskipun angka dispensasi pernikahan menurun. Menurutnya, perkawinan anak dapat memicu berbagai masalah lain seperti gangguan kesehatan reproduksi dan peningkatan angka kematian ibu dan bayi. Siska mencatat angka perceraian di Jawa Barat mencapai rata-rata 90 ribu per tahun, sebagian di antaranya disebabkan oleh perkawinan anak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengungkapkan bahwa pernikahan anak menyumbang pada tingginya angka perceraian di daerahnya, dengan sekitar 5.000 kasus per tahun. Pemerintah Kabupaten Garut telah membentuk Forum Anak Daerah untuk memberikan edukasi langsung kepada anak-anak guna mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan berumah tangga.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat menurunkan angka perkawinan anak, mengurangi perceraian, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Garut. (DK)
Baca Juga :  STIKes Karsa Husada Garut Luluskan Ratusan Tenaga Kesehatan untuk Perkuat Layanan Masyarakat
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Akibat Korsleting, Rumah Warga di Banjarwangi Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sambaran Resmi Tempati Lokasi Baru, Hadirkan Pengalaman Kuliner yang Lebih Nyaman di Garut
Polres Garut Berikan Layanan Kesehatan Mata Gratis bagi Ratusan Warga Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Viral di Media Sosial, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material di Tarogong Kidul
Panen 4 Ton Jagung, Polsek Pameungpeuk Perkuat Sinergi dengan Petani Dukung Ketahanan Pangan
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut pada Peringatan 1 Muharam, Semangat Hijrah dan Perencanaan Haji Menjadi Fokus Utama
Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan
Berita ini 13 kali dibaca