Penanggulangan Bencana di Garut dan Bandung: Bey Machmudin Dorong Pelatihan Mitigasi Lebih Intensif

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin saat Rakor Penanganan Darurat Gempa Bumi Kabupaten Garut, di kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024).

GARUT BERKABAR, KABUPATEN GARUT – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa pelatihan mitigasi bencana perlu diperluas dan lebih sering dilakukan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana.

Tidak hanya untuk bencana yang sering terjadi seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung, tetapi juga gempa bumi, seperti yang baru saja melanda Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung.

“Pelatihan dan sosialisasi terkait mitigasi bencana sangat krusial,” ujar Bey Machmudin dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Gempa Bumi di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024).

Bey menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai tindakan penyelamatan diri saat bencana.

Ia memberikan contoh seorang anak di Kabupaten Bandung yang berhasil selamat dari gempa karena berlindung di bawah bangku, sementara tetangga yang berlarian ke luar rumah malah terkena reruntuhan bangunan.

Baca Juga :  KPU Garut Tetapkan 50 Anggota DPRD Terpilih untuk Pemilu 2024

“Hal-hal seperti itu, prosedur keselamatan, harus terus diingatkan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Bey juga mendorong setiap desa untuk memiliki tenda darurat yang dapat digunakan warga saat terjadi bencana. Setelah gempa pada Rabu (18/9/2024), Bey masih melihat warga menggunakan terpal sebagai pelindung darurat.

“Kita harus lebih siap lagi dalam menyediakan fasilitas dan peralatan mitigasi hingga di tingkat desa,” tegas Bey.

Bey juga memberikan apresiasi kepada BNPB dan BPBD yang cepat tanggap dalam menangani dampak gempa di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung.

BNPB telah mengucurkan dana siap pakai sebesar Rp250 juta untuk penanganan darurat, serta bantuan logistik seperti makanan, tenda, popok bayi, pembalut wanita, dan perlengkapan lainnya.

BPBD Jawa Barat mencatat ribuan rumah rusak akibat gempa. Hingga Kamis pukul 17.00 WIB, sebanyak 722 rumah rusak berat, 902 rumah rusak sedang, dan 2.949 rumah rusak ringan, dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp430 juta. Mayoritas kerusakan terjadi di Kabupaten Bandung.

Baca Juga :  Pemkab Garut Apresiasi Dukungan PLN Untuk Edu Wisata Perlebahan Gunung Guntur

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengonfirmasi bahwa bantuan stimulan untuk rumah yang rusak akan mengikuti SK Kepala BNPB No. 296 Tahun 2023, dengan bantuan maksimal Rp60 juta untuk rumah rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

Pemda Kabupaten Garut dan Bandung diminta untuk segera mendata rumah-rumah yang perlu mendapatkan kompensasi.

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, melaporkan bahwa gempa berdampak pada 23 desa di enam kecamatan, dengan Kecamatan Pasirwangi mencatat kerusakan terbesar sebanyak 1.107 bangunan. (Red)

Humas Jabar
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar, Ika Mardiah

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Senin, 15 Juni 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34 WIB

RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi

Berita Terbaru