Pemkab Garut Serahkan Klaim Asuransi Gagal Panen untuk 11,8 Hektare Lahan

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan klaim AUTP kepada kelompok tani yang mengalami gagal panen dalam apel gabungan di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin (6/1/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) kepada sejumlah kelompok tani yang mengalami gagal panen akibat bencana alam. Penyerahan klaim dilakukan oleh Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, secara simbolis dalam apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Senin (6/1/2025).

Sebanyak empat kelompok tani dari tiga kecamatan menerima klaim dengan rincian:

1. Kelompok Tani Asih Saluyu (Rp 16.800.000) – Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu.

Baca Juga :  Jabar Perkuat Kesiapan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Pj Bupati Garut Ikut Rakor di Bandung

2. Kelompok Tani Harapan Mukti I (Rp 24.180.000) – Desa Sindang Suka, Kecamatan Cibatu.

3. Kelompok Tani Barokah Tani (Rp 23.640.000) – Desa Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul.

4. Kelompok Tani Sukamulya (Rp 6.000.000) – Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, total luas lahan yang terdampak mencapai 11,8 hektare. Klaim asuransi ini merupakan wujud komitmen Pemkab Garut untuk melindungi petani dari kerugian akibat gagal panen. “Kami berupaya agar petani yang mengalami kerugian mendapatkan penggantian. Ini bagian dari pelayanan kami untuk mendukung sektor pertanian,” ujarnya.

Target Asuransi hingga 8.000 Hektare
Haeruman menyatakan, tahun depan Pemkab menargetkan cakupan asuransi mencapai 8.000 hektare lahan pertanian. Ia juga mengimbau petani untuk segera melaporkan jika menghadapi kendala seperti serangan hama atau ancaman bencana, agar Dinas Pertanian dapat memberikan solusi lebih cepat.

Baca Juga :  Rakorwasda Kabupaten Garut 2024 Resmi Dibuka oleh Pj Bupati Barnas Adjidin

Dukungan Pemkab Garut dan Jasindo
Wardita, Admin AUTP Jasindo Wilayah Priangan Timur, mengapresiasi Pemkab Garut yang telah memfasilitasi pembayaran premi melalui APBD. “Premi sebesar Rp 36.000 per hektare per musim dibayarkan dengan dukungan APBD II, dan petani mendapatkan klaim hingga Rp 6 juta per hektare,” jelasnya.

Ia berharap semakin banyak petani yang mendaftar program AUTP untuk melindungi usaha mereka dari kerugian. Saat ini, ada 92 kelompok tani di Garut yang terdaftar dalam program tersebut. “Kami optimistis minat petani akan terus meningkat di tahun 2025,” pungkas Wardita.(Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah
Garut Perluas Deteksi TBC, 620 Lokus CKG Disiapkan
Garut Siapkan Lahan Jagung dan Singkong untuk Dukung Pengembangan Bioethanol
Tiga Pengurus DMI Garut Berangkat Umrah, Sekda Nurdin Yana Titip Doa untuk Kemajuan Daerah
Persis Garut Perkuat Peran Sosial, Bupati Syakur Dorong Kolaborasi Perluasan Jaminan Kesehatan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:37 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 09:15 WIB

Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha

Jumat, 25 September 2026 - 18:15 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa

Kamis, 24 September 2026 - 19:33 WIB

Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah

Rabu, 23 September 2026 - 20:54 WIB

Garut Perluas Deteksi TBC, 620 Lokus CKG Disiapkan

Berita Terbaru